Berita

ilustrasi/ Net

Dunia

Para Pembuat Vaksin Besar Dunia Siapkan Strategi Lawan Varian Covid Omicron, Rusia dan China Siap Bergabung

SABTU, 27 NOVEMBER 2021 | 16:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Munculnya Omicron, strain baru virus corona yang disebut-sebut lebih berbahaya dari varian sebelumnya telah mulai diantisipasi sejumlah perusahaan farmasi di dunia, termasuk rencana untuk mengubah vaksin yang ada dan mengembangkan booster baru.

Salah satu perusahaan farmasi yang mulai mempersiapkan strateginya melawan varian baru itu adalah Pfizer. Perusahaan yang berbasis di AS itu mengatakan kepada Fox Business bahwa mereka tetap waspada dan terus memantau varian baru yang berpotensi lolos dari perlindungan vaksin yang dibuatnya bersama mitranya dari Jerman BioNTech.

“Jika varian pelepasan vaksin muncul, Pfizer dan BioNTech berharap dapat mengembangkan dan memproduksi vaksin yang dibuat khusus untuk varian tersebut dalam waktu sekitar 100 hari, tergantung pada persetujuan peraturan,” kata perusahaan, meskipun itu tidak mengatakan apakah penelitian khusus telah dilakukan ke Omicron sejauh ini, seperti dikutip dari RT,  Sabtu (27/11).


Sementara BioNTech, dalam pernyataan terpisah, mencatat bahwa Omicron “berbeda secara signifikan dari varian yang diamati sebelumnya karena memiliki mutasi tambahan yang terletak di protein lonjakan,” mengacu pada mekanisme di mana virus corona mendapatkan akses ke sel inang dan menyebabkan infeksi.

“’Varian pelarian’ itu dapat memerlukan penyesuaian vaksin kami jika variannya menyebar secara global,” kata BioNTech.

Moderna dan Johnson & Johnson, dua pengembang vaksin Covid utama lainnya, juga telah mengeluarkan surat perintah serupa pada Jumat (26/11). Mereka menyatakan bahwa mereka sudah menguji suntikan booster untuk orang dewasa sehat yang mengandung dua kali dosis vaksin daripada yang saat ini disetujui.

Moderna juga mengatakan bahwa saat ini sedang mempelajari dua kandidat booster yang dirancang khusus untuk “mengantisipasi mutasi seperti yang muncul pada varian Omicron.”
Pembuat vaksin lainnya, Johnson & Johnson juga mengatakan kepada Fox bahwa mereka sedang menguji kemanjuran imunisasi Janssen terhadap Omicron dan memantau dengan cermat mutasi pada protein lonjakan virus.

Di Rusia, Kirill Dmitriev, kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), yang mendanai pengembangan vaksin Sputnik V juga sudah angkat bicara mengenai munculnya varian baru tersebut.

“Sangat penting untuk menyelidiki varian baru,” kata Dmitriev, dalam sebuah wawancara bersama RT pada Jumat (26/11).

Jika ternyata strain tersebut resisten terhadap vaksin saat ini, ia menyuarakan keyakinan bahwa para ilmuwan Rusia dapat  sangat cepat mengadaptasi Sputnik V ke varian baru.

Setelah pertemuan dengan para peneliti China untuk membahas kemungkinan imunisasi gabungan, Dmitriev juga menyerukan kerja sama internasional yang lebih dalam dalam menciptakan portofolio vaksin yang beragam untuk memerangi jenis yang lebih berbahaya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya