Berita

Presiden Joko Widodo pada gelaran Konferensi Tinggi Tinggi (KTT) Asia-Europe Meeting (ASEM) ke-13 pada Jumat malam (26/11)/Repro

Politik

80 Negara Diprediksi Tak Capai Target Vaksinasi WHO, Jokowi Minta Kolaborasi Asia-Eropa

SABTU, 27 NOVEMBER 2021 | 15:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kesenjangan vaksinasi Covid-19 yang terjadi di dunia diangkat kembali oleh Presiden Joko Widodo pada gelaran Konferensi Tinggi Tinggi (KTT) Asia-Europe Meeting (ASEM) ke-13 pada Jumat malam (26/11).

"Saat ini lebih dari 7,6 miliar dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan di seluruh dunia, namun kesenjangan akses terhadap vaksin masih lebar," ujar Jokowi melalui akun Twitternya pada Sabtu (27/11).

Jokowi memaparkan, sebanyak 64,99 persen populasi negara kaya telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19. Sementara, di negara-negara miskin baru 6,48 persen cakupan vaksinasinya dari total populasi yang ada.


"Target vaksinasi WHO sulit tercapai karena diperkirakan hampir 80 negara tidak mencapai target vaksinasi 40 persen populasi di akhir tahun 2021," tukas Jokowi.

Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga memprediksi, pada saat yang sama ada lebih dari 100 juta dosis vaksin di negara G7 tidak terpakai dan kadaluwarsa.

Karena itu dia mendorong pada gelaran KTT Asia-Europe Meeting ke-13 untuk membangun kolaborasi memutus kesenjangan vaksinasi Covid-19 di dunia.

"Saya mengajak para pemimpin negara Asia dan Eropa untuk bekerja sama. Dose-sharing harus digalakkan, produksi vaksin dinaikkan, dan kapasitas penyerapan negara penerima vaksin ditingkatkan," tandas Jokowi menutup.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya