Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Susul Negara-negara yang Tutup Akses dari dan ke Afsel Terkait Varian B.1.1.529, AS Segera Terapkan Pembatasan Perjalanan

SABTU, 27 NOVEMBER 2021 | 09:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kehadiran varian baru virus corona yang beredar di Afrika Selatan, membuat pemerintahan Amerika Serikat memasang alarmnya.

Terhitung mulai Senin (29/11), AS akan memberlakukan pembatasan perjalanan, menurut pejabat senior pemerintahan Biden. Pembatasan akan diberlakukan dengan cermat dan sangat hati-hati. Belum dijelaksan pembatasan yang dimaksud apakah hanya untuk perjalanan dari dan ke Afrika Selatan.

Pembatasan baru yang akan diberlakukan juga akan memberi kesempatan bagi badan kesehatan federal dan rekan-rekan global mereka untuk mempelajari varian tersebut lebih dalam lagi, termasuk tingkat keganasannya, seperti dikutip dari CNN.


Pejabat itu mengatakan, bisa saja penyebaran virus varian baru asal Afrika Selatan, B.1.1.529 atau yang disebut Omicron, itu terjadi di beberapa titik dan itu tidak akan terelakkan. Saat ini, diduga varian tersebut telah masuk ke Amerika Serikat, meskipun belum ada kasus dilaporkan.

Menuju penerapan pembatasan baru, pemerintah telah memberi peringatan tentang bahayanya virus tersebut.

Pejabat AS diperkirakan akan berbicara dengan para ilmuwan di Afrika Selatan lagi pada Minggu (28/11) untuk penyelidikan varian baru ini.

Organisasi Kesehatan Dunia mengumumkan pada hari Jumat (25/11) bahwa mereka menganggap strain virus corona B.1.1.529 atau Omicron, sebagai varian baru yang sangat mengkhawatirkan, yang bahkan lebih ganas dari varian Delta.

Varian omicron telah terdeteksi pada tingkat yang lebih cepat daripada lonjakan sebelumnya, menunjukkan itu mungkin memiliki keunggulan dibandingkan varian lain.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya