Berita

Presiden Kirgistan Sadyr Zhaparov/Net

Dunia

Presiden Kirgistan Sadyr Zhaparov dan Pemimpin Dunia Lainnya Sampaikan Ucapan Duka Cita atas Kecelakaan Tambang di Siberia

JUMAT, 26 NOVEMBER 2021 | 12:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia menerima banyak ucapan duka cita dari para pemimpin dunia. Setelah Presiden Serbia Aleksandar Vucic yang kebetulan sedang berkunjung ke Sochi dalam agenda kerjanya, pemimpin lainnya yang mengucapkan belasungkawa adalah  Presiden Azerbaijan, Presiden Belarusia, Kazakhstan, serta Kuwait.

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev dalam telegramnya untuk Vladimir Putin menyampaikan rasa sedih yang mendalam dan berharap Rusia bisa menjadi pelindung bagi keluarga yang ditinggalkan.

Hal senada juga disampaikan Presiden Kirgistan Sadyr Zhaparov, yang mengatakan kabar itu menjadi kesedihan mendalam pemerintahan Kirgistan.


Sementara Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev mengungkapkan itu menjadi berita pahit, sebuah kehilangan yang tidak tergantikan.

Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko juga mengatakan ia berswedih dengan kabar buruk itu. Sekutu dekat Putin ini menyampaikan doa dan harapan pemulihan bagi korban yang terluka.

"Atas nama rakyat Belarusia dan secara pribadi, saya menyampaikan belasungkawa yang terdalam atas tragedi di tambang Listvyazhnaya di Wilayah Kemerovo, yang merenggut nyawa para penambang," kata Lukashenko, seperti dikutip dari The Moscow Time.

Kebakaran di tambang Listvyazhnaya terjadi pada Kamis pagi (25/11). 52 penambang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Kantor pengawas pengawasan teknologi Siberia Rostekhnadzor menerima laporan alarm asap dan ledakan di galeri ventilasi tambang batu bara pada Kamis pagi. Menurut Kementerian Darurat, emisi asap dan ledakan berikutnya terjadi pada kedalaman 250 meter.

Seorang sumber di layanan darurat mengatakan kepada TASS, debu batu bara di galeri ventilasi telah terbakar dan  menyebar ke seluruh tambang batu bara.

Tambang Listvyazhnaya adalah bagian dari SDS-Holding, yang dimiliki oleh Siberian Business Union milik swasta.

Putin sendiri telah berakski dengan kesedihannya dan memerintahkan agar penyelidikan segera dilakukan.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya