Berita

Surat pernyataan Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Khatib Aam PBNU yang menyatakan tanda tangan di SK PCNU Medan dipalsu dan tidak sah/RMOL

Politik

Jelang Muktamar NU, Heboh Tandatangan Rais Aam dan Khatib Aam di SK PCNU Medan Dipalsukan

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 17:02 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Jelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke 34 di Lampung, publik dihebohkan dengan dugaan pemalsuan tandatangan Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Khatib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam SK kepengurusan PCNU Medan, Sumatera Utara.

Merespons dugaan pemalsuan itu, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf memastikan bahwa Surat Keputusan (SK) PBNU dengan nomor: 776/A.II.04.d/10/2021 tertanggal 29 Oktober 2021 adalah palsu.

Dalam SK yang tandatangan Rais Aam dan Khatib dipalsukan, tercantum penetapan pengurus yakni Ketua PCNU Burhanudhin dan Sekretaris Zulkarnaen.


Baik Rais Aam maupun Katib Aam merasa tidak pernah menandatangani SK tersebut. Kedua petinggi PBNU itu memastikan tandatangan yang terdapat di SK tersebut merupakan tindak pemalsuan.

“Bahwa surat keputusan PBNU Nomor: 776/A. 11.04.d/10/2021 tanggal 22 Rabiul Awal 1443 H / 29 Oktober tahun 2021 tentang pengesahan PCNU Kota Medan Masa Khidmat 2021-2026 adalah palsu dan tidak sah,” demikian keterangan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf yang ditandatangi di surat bermaterai.

Di dalam surat keterangan tersebut dijelaskan, bahwa SK PBNU tentang pengesahan PCNU Kota Medan masa khidmat 2021-2026 yang sah adalah SK Nomor 756/A.11.04.d/10/2021 tertanggal 14 Rabiul Awal 1443 H/21 Oktober 2021.

Informasi yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, hari ini PCNU Kota Medan mengadukan langsung ke Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

PCNU Kota Medan datang untuk mengklarifikasi dugaan adanya SK palsu yang mengatasnamakan PBNU.

Mereka mempertanyakan perihal SK itu untuk memastikan apakah sudah sesuai dengan Peraturan Organisasi serta benar-bebar ditandatangani oleh pejabat Rais Aam, Katib Aam, Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal.

“Kami melakukan tabayyun dan klarifikasi, apakah SK itu benar-benar dari PBNU dan sudah memenuhi ketentuan prosedur,” kata Ketua PCNU KH Sutan Syahrir Dalimunte, Kamis (25/11).

Sebelum adanya dugaan pemalsuan SK PBNU, posisi Ketua PCNU Kota Medan adalah KH Sutan Syahrir Dalimunte, Sekretaris Irham Jamla Hasibuan.

Untuk posisi Rais Syuriah KH Mhd Roihan Nasution, dan Katib Syuriah HM Akbar Rosidi Datmi.

Sementara dalam SK PBNU dengan nomor: 776/A.II.04.d/10/2021 tertanggal 29 Oktober 2021 tercantum penetapan pengurus yakni Ketua PCNU Burhanudhin dan Sekretaris Zulkarnaen.

Sutan Syahrir mengungkapkan, tabayyun langsung ke Rais Aam dan Katib Aam PBNU sangat penting untuk menghindari simpangsiur informasi yang ada.

Sebagai Ketua PCNU Kota Medan, Sutan Syahrir juga sudah menerima SK pengesahan tertanggal 21 Oktober 2021 dengan nomor: 756//A.II.04.d/10/2021.

Kejadian ini menguatkan pernyataan salah satu Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang menyebut kondisi PBNU tidak kondusif menjelang Muktamar ke-34 NU.

Gus Ipul menyatakan sudah mulai beredar SK palsu kepengurusan di daerah.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya