Berita

Ketua Umum PP ISNU, Ali Masykur Musa/RMOL

Politik

Ali Masykur Musa: NU Harus Mandiri dalam Bidang Ekonomi

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 15:39 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menjelang Muktamar ke 34, organisasi Nahdlatul Ulama (NU) harus mampu menciptakan kemandirian dalam bidang ekonomi. Sebab, dengan kemandirian NU berdampak pada menentukan arah negara Indonesia di masa mendatang.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Ali Masykur Musa dalam Webinar Pra Muktamar dengan Tema “Proyeksi Kemandiran NU Menuju Abad ke-2”, Kamis (25/11). Acara itu diselenggarakan oleh Sterring Comitte bidang Komisi Program.

Menurut pria yang karib disapa Cak Ali ini, program utama NU adalah menciptakan kemandirian ekonomi. Pandangan Cak Ali, jika organisasi dengan jumlah anggota lebih dari 100 juta orang ini ekonomi kuat, maka secara otomatis NU akan menjadi penopang utama ekonomi Indonesia.


Lebih lanjut mantan Anggota BPK ini menjelaskan, beberapa program yang perlu dijalankan untuk melahirkan kemandirian ekonomi NU diantaranya adalah harus memiliki badan hukum ekonomi.

Menurut Cak Ali badan hukum ekonomi itu harus dikembangkan dengan sistem tersentralisasi di pusat, namun operasionalisasinya sampai di tingkat Wilayah, Cabang, MWC, dan Ranting.

"Badan hukum ekonomi itu dalam bentuk NU Incorporation atau Badan Usaha Milik Nahdlatul Ulama’ (BUMNU) yang meliputi produksi, trading ekspor-impor, dan ritel dibidang kebutuhan pokok, manufaktur dan pengelolaan sumber daya alam," demikian masukan Ali Masykur Musa.

Selanjutnya Ali Masykur Musa berpendapat, karena mayoritas warga NU adalah petani dan nelayan di desa, NU harus mempunyai program untuk mempersiapkan para petani dan nelayan agar mempunyai nilai tukar yang tinggi.

Dengan implementasi program itu, para nelayan dan petani yang sebagian besar nahdliyin akan mendapat proteksi sejak dari hulu sampai hilir. Bentuk proteksi bisa permodalan, produksi, distribusi dan harga, serta mendapatkan jaminan asuransi.

"Petani dan nelayan harus menjadi subjek ekonomi yang berhak menikmati relasi pembangunan ekonomi di negeri ini," terang mantan Ketua Umum PB PMII ini.

Cak Ali mengatakan, era digital adalah suatu keniscayaan. Atas dasar itu, pedagang UMKM yang mayoritas menjadi profesi warga NU harus disiapkan menjadi pedagang handal yang menguasai e-Commerce and market place.

"Sehingga mampu berperan dalam sistem ekonomi digital, termasuk dibidang pasar modal," saran Cak Ali.

Ia pun mengajak generasi penerus NU memiliki jiwa pengusaha. Kata Cak Ali, hanya dengan cara ini saat NU memasuki seratus tahun kedua akan menjadi organisasi sosial keagamaan yang solid.

"Saya yakin NU akan menjadi organisasi penentu Negara dan Bangsa Indonesia, pungkas Ketua Umum ISNU," demikian keyakinan Cak Ali.

Selain Ali Masykur Musa, pembicara dalam webinar tersebut adalah Prof. Muhammad Nuh, Gus Nadirsyah Hosen, dan Safira Rosa Machrusah.

Substansi dari webinar ini akan menjadi program kerja NU untuk Lima Tahun kedepan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya