Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Panen Besar, Filipina Tangguhkan Impor Beras dari Vietnam

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 17:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu pengimpor beras terbesar di dunia, Filipina, memutuskan untuk sementara membatasi impornya dari Vietnam di tengah panen besar di dalam negeri.

Informasi tersebut dikonfirmasi sejumlah pedagang lokal di Filipina. Mereka mengatakan bahwa departemen pertanian Filipina telah menangguhkan penerbitan izin impor sanitasi dan fitosanitasi untuk pengiriman beras dari Vietnam.

Seorang juru bicara departemen pertanian Filipina membenarkan informasi tersebut.


"Kami hanya mengimpor apa yang kami butuhkan, dan kami memiliki pasokan yang cukup saat ini, mengingat panen musim hujan yang melimpah," kata juru bicara itu dalam menanggapi pertanyaan dari Reuters.

Filipina adalah pasar ekspor beras terbesar Vietnam, menyumbang 40 persen dari total pengiriman berasnya.

Data bea cukai menunjukkan bahwa pengiriman beras Vietnam ke Filipina dalam 10 bulan pertama tahun ini naik 12,3 persen dari tahun sebelumnya menjadi 2,09 juta ton.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya