Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tidak Ditujukan kepada Pemerintah, Menlu AS Ucapkan Selamat Hari Kemerdekaan Hanya untuk Rakyat Lebanon

SELASA, 23 NOVEMBER 2021 | 09:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lebanon merayakan Hari Kemerdekaan ke-78 pada Senin (22/11) waktu setempat. Secara khusus Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengirim ucapan selamat atas perayaan tersebut.

Biasanya, ucapan Hari Kemerdekaan ditujukan kepada Negara, Pemerintah dan Rakyat. Yang menarik, ucapan selamat yang ucapkan Blinken hanya ditujukan kepada rakyat, tanpa menyebut Pemerintah Lebanon.

"Atas nama Amerika Serikat, saya menyampaikan harapan terbaik saya yang tulus kepada rakyat Lebanon pada Hari Kemerdekaan mereka," kata Blinken dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Selasa (23/11).


“Selama masa-masa sulit ini, Amerika Serikat akan terus mendukung rakyat Lebanon dan mendukung harapan mereka untuk masa depan yang lebih baik,” kata Blinken.

“Amerika Serikat mengakui budaya yang kaya dan ketekunan orang-orang Lebanon, yang telah menghadapi dan mengatasi banyak tantangan selama 78 tahun terakhir," tambahnya.

Robert Danin, mantan Wakil Asisten Menteri Luar Negeri dan Kepala Misi Kuartet Yerusalem, mengomentari ucapan Blinken yang tidak menyebut pemerintah Lebanon dalam ucapannya.

“Pernyataan Hari Nasional Lebanon dari Departemen Luar Negeri AS patut diperhatikan,  bahwa (Blinken)  tiga kali merujuk kepada rakyet Lebanon. Dia dengan tegas menghilangkan penyebutan pemerintah atau pemimpinnya,” cuitnya, seraya menandai akun Departemen Luar Negeri AS.

Sementara Presiden Michel Aoun dalam pidato kenegarannnya kembali mendesak rakyat Lebanon untuk tidak tenggelam dalam keputusasaan dan tetap percaya pada pemerintah serta berpartisipasi pemilihan parlemen berikutnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya