Berita

Tambang emas di Kongo/Net

Dunia

Sejumlah Penambang China Diculik di Kongo, Kedubes Keluarkan Peringatan Darurat

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 09:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lima pekerja asal China dilaporkan diculik dalam serangan bersenjata di sebuah tambang emas di Republik Demokratik Kongo (RDK) pada Minggu (21/11) waktu setempat.

Kabar penyerangan dan penculikan di dekat desa Mukera di Provinsi Kivu Selatan itu sudah dikonfirmasi Kedutaan Besar China dan pihak keamanan setempat pada hari yang sama.

"Lima warga negara China diculik," kata Mayor Dieudonne Kasereka, juru bicara militer wilayah tersebut, seperti dikutip dari Global Times, Senin (22/11).


Kedutaan mengatakan bahwa situasi keamanan di sejumlah provinsi termasuk Province de l'Ituri, Province du Nord Kivu dan Province du Sud Kivu sangat parah, dan serangan bersenjata yang melibatkan orang-orang China telah terjadi di tempat-tempat ini berkali-kali.

Kedutaan juga telah mengeluarkan peringatan agar warganya tidak bepergian ke provinsi-provinsi tersebut, dan menyarankan agar warga yang terlanjur berada di provinsi itu untuk segera mengungsi.

Belum jelas siapa yang melakukan serangan di dekat desa Mukera di provinsi Kivu Selatan itu, di mana sebuah kelompok bersenjata terlibat baku tembak dengan polisi.

Menurut Sputnik News, seorang perwira polisi setempat tewas dalam peristiwa itu, sementara menyebut jumlah warga China yang diculik ada delapan orang.

Kongo adalah produsen kobalt tambang terbesar di dunia - bahan utama baterai untuk kendaraan listrik - dan salah satu produsen tembaga terbesar di Afrika.

Kedutaan Besar China di RDK belum merilis rincian lebih lanjut tentang insiden tersebut. 

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya