Berita

Kepala BNPB Mayjen Suharyanto saat meninjau Posko penanganan banjir di Sintang, Kalimantan Barat/Ist

Politik

Pastikan Kondisi Warga, Kepala BNPB Tinjau Posko Pengungsian Banjir Sintang, Kalbar

MINGGU, 21 NOVEMBER 2021 | 14:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen Suharyanto melakukan peninjauan situasi lapangan dan pos pengungsi banjir di lima titik di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu (21/11).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan para warga terdampak banjir di Sintang, Kalimantan Tengah.

Dari seluruh rangkaian peninjauan, mantan Pangdam V Brawijaya ingin melihat bahwa penanganan banjir dan pengungsi sudah berjalan dengan baik. Selain itu,
Suharyanto juga ingin warga terdampak juga dalam kondisi sehat dan tidak ada kendala.

Suharyanto juga ingin warga terdampak juga dalam kondisi sehat dan tidak ada kendala.

Tujuan peninjauan itu untuk memastikan penanganan banjir dan pemberian logistik serta peralatan, yang menjadi hak para warga terdampak telah terpenuhi dan tertangani dengan baik.

“Kami ingin memastikan langsung penanganan di lapangan. Hal-hal yang harus diadakan sudah tersedia. Sudah ada posko, data di situ lengkap, kemudian yang utama adalah dapur umum. Karena masyarakat yang terdampak ini  tentu saja butuh logistik. Tadi saya lihat setiap hari dapur umum sudah membuat masakan setiap hari. Menunya cukup baik,” jelas Suharyanto.

Suharyanto juga mengapresiasi seluruh komponen dari pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah dan BNPB atas sinergi yang baik dalam memberikan respon cepat penanganan bencana banjir.

Menurutnya, langkah-langkah jangka pendek dalam penanganan banjir itu kini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak.

“Langkah-langkah jangka pendek saya lihat sudah baik. Kemudian dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan BNPB sudah menyalurkan bantuan dan telah sampai ke masyarakat. Baik berupa makanan ada selimut, tenda dan sebagainya,” jelas mantan Sesmilpres itu.

Di ujung peninjauan, Kepala BNPB berharap agar kondisi banjir dapat segera surut dan semuanya dapat kembali berjalan normal.

Lebih lanjut, lulusan Akmil 1989 itu juga meminta sinergitas antara pemerintah daerah se-provinsi Kalimantan Tengah bersama BNPB agar segera membuat kajian lebih dalam dan konprehensif terkait hal-hal yang dapat mengurangi dampak dan potensi bencana banjir.

“Kami BNPB akan menerjunkan tim untuk segera mengambil data dan fakta untuk menentukan solusi jangka pendek dan jangka panjang penanganan banjir di Kalimantan Tengah,” jelas Suharyanto.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya