Berita

OXAGON, kota industri baru yang futuristik/Net

Dunia

Arab Saudi Umumkan Proyek Ambisius OXAGON, Kota Industri Terapung Terbesar di Dunia

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 15:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya Arab Saudi memenuhi ambisi Visi 2030-nya kembali diwujudkan dengan pembentukan OXAGON, kota industri baru yang futuristik, atau dikenal sebagai kota terapung yang modern dan terbesar di dunia, yang diumumkan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

OXAGON yang merupakan bagian dari rencana induk NEOM, sebuah kota dagang bebas masa depan yang dicanangkan oleh Kerajaan Arab Saudi bekerja sama dengan perusahaan minyak Saudi Aramco, disebut akan mewakili model baru yang radikal untuk pusat manufaktur masa depan.

“OXAGON akan menjadi katalis untuk pertumbuhan ekonomi dan keragaman di NEOM dan Kerajaan, lebih lanjut memenuhi ambisi kami di bawah Visi 2030," kata MBS, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Rabu (16/11).


"Saya senang melihat bahwa pengembangan telah dimulai, dan kami menantikan ekspansi kota yang cepat,” ujarnya.

Terdiri dari area yang luas di sudut barat daya NEOM, lingkungan perkotaan akan berpusat di sekitar pelabuhan yang terintegrasi dengan pusat logistik.

Kepala eksekutif NEOM Nadhmi Al Nasr mengatakan kepada outlet berita regional bahwa OXAGON akan menjadi pusat Ekonomi Biru Neom dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

OXAGON juga akan menjadi kota nol bersih yang sepenuhnya didukung oleh energi bersih.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya