Berita

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace dan Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov di Kiev/Net

Dunia

Ben Wallace: Inggris dan Ukraina Tidak Bermaksud Memusuhi dan Mengepung Rusia

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 14:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Inggris akan selalu mendukung kedaulatan Ukraina. Sebagai mitra yang kuat, Inggria akan bahu membahu untuk menjaga keamanan negara itu bersama seluruh rakyatnya.

Ketika Rusia meningkatkan aktivitas militernya di perbatasan Ukraina, maka Inggris tak akan segan-segan ikut mengawasi dan memberikan perlindungan yang dibutuhkan. Namun, itu bukan berarti Inggris melakukan tindakan bermusuhan terhadap Rusia.

Dalam sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan pada Selasa (16/11), Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace dan Menteri Pertahanan Ukraina Alexei Reznikov mengatakan bahwa Inggris dan Ukraina hanya merasa khawatir dan prihatin atas aktivitas militer Rusia di dekat perbatasan Ukraina.


"Pemerintah kami tidak memiliki keinginan untuk bermusuhan atau mencoba mengepung atau melemahkan Federasi Rusia secara strategis dengan cara apa pun," isi pernyataan itu, seperti dikutip dari TASS.

Wallace selama kunjungannya ke Kiev mengatakan bahwa Ukraina dan Inggris adalah mitra strategis dalam keamanan dan pertahanan.

Kunjungan Wallace pada Selasa dimaksudkan untuk memperdalam lagi kerja sama pertahanan dengan Kiev. Wallace juga menyempatkan untuk memberikan penghormatan kepada para peserta operasi militer Kiev yang gugur di Donbass dan meletakkan bunga di sebuah prasasti di Kementerian Pertahanan Ukraina.

Pada 13 November, Duta Besar Ukraina untuk Inggris Vadim Pristayko menandatangani kerangka perjanjian Inggris-Ukraina yang melibatkan kredit 1,7 miliar pound untuk Ukraina.

Dana tersebut akan diberikan untuk pembangunan delapan kapal rudal, pengadaan dua kapal penyapu ranjau dari Inggris dan pendirian dua pangkalan angkatan laut di Ukraina.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya