Berita

Jenderal Andika Perkasa saat dilantik sebagai Panglima TNI, Rabu siang (17/11)/Repro

Politik

PR Jenderal Andika Perkasa Selama Jabat Panglima TNI

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 14:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Jenderal Andika Perkasa telah dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Panglima TNI, Rabu siang (17/11). Mengacu pada usia pensiun, Andika akan menjabat sekitar 13 bulan.

Singkatnya masa jabatan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu tidak berarti akan membuat Andika menorehkan prestasi yang minim.

Lalu apa saja yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Jenderal Andika selama menjabat sebagai Panglima TNI?


Pengamat intelijen, keamanan dan pertahanan Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mengatakan, jika visi misi yang dipaparkan di Komisi I DPR dijalankan secara efektif, maka Andika akan memberi manfaat bagi TNI.

Apalagi, TNI kedepan sedang membutuhkan modernisasi Alutsista. Dengan demikian, TNI perlu dipimpin sosok yang memiliki manajemen tempur dan diplomasi militer yang handal.

"Dengan pertimbangan kebutuhan organisasi TNI dalam kurun waktu ke depan sebagai bagian modernisasi Alutsista sehingga dibutuhkan Panglima TNI memiliki kemampuan manajemen tempur dan diplomasi militer yang handal," demikian uraian Nuning Kertopati kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu siang (17/11).

Lebih lanjut, Nuning menjelaskan, saat ini berbagai negara sedang menyusun kebijakan baru terkait dengan defence shifting (pergeseran pertahanan) yang mengarah pada prinsip efisiensi operasi militer dan interoperabilitas.

Nuning kemudian menyebutkan teknologi terkini yang mendominasi defence shifting adalah Unmanned System. Diantaranya adalah Unmanned Aerial Vechile (UAV), Unmanned Surface Vechile (USV) dan Unmanned Sub-Surface Vechile (USSV).

"Pemilihan Alutsista juga yang tepat guna serta betul-betul dibutuhkan bukan justru yang dibeli alutsista yang tak sesuai kebutuhan, ancaman dan alam maupun situasi kondisi Indonesia," terang Nuning.

Lebih lanjut, Panglima TNI kedepan adalah sosok yang disegani dunia internasional. Sebab, TNI di masa Andika harus meningkatkan fungsi diplomasi pertahanan di tingkat internasional.

"Oleh karenanya dibutuhkan sosok Panglima TNI yang memiliki dampak penangkalan bagi petinggi militer internasional. Penting sekali jika Panglima TNI disegani dunia internasional," urai Nuning.

Selain itu, Nuning berpandangan di bidang pendidikan dan latihan, visi SDM unggul Indonesia maju harus dijabarkan di internal Mabes TNI dan Mabes angakatn lintas matra.

Ia berharap, di masa Andika, prajurit TNI memiliki pengetahuan kemiliteran sekaligus akademik yang mumpuni dan terlatih.

Nuning juga meminta Panglima TNI memberikan perhatian khusus terkait dengan serangan siber kognitif.

Menurutnya, serangan siber kognitif adalah jenis serangan psikologis yang banyak tidak disadari oleh banyak pihak dan hanya dapat dilihat dan dirasakan akibatnya.

Saat ini, kata Nuning perang kognitif dan persepsi harus ditangani dengan metode yang tepat. Sehingga, potensi disintegrasi bangsa karena perang kognitif bisa dicegah.

"Ini adalah bentuk peperangan yang tidak memerlukan persenjataan konvensional namun dampaknya bisa menyerupai dampak peperangan konvensional sebagai mana yang telah banyak kita saksikan di dalam televisi beberapa tahun belakangan ini," demikian catatan Nuning.

Mantan anggota DPR itu juga mengatakan, kualitas prajurit TNI harus ditingkatkan lagi, khususnya terkait isu teknologi militer terkini. Dijelaskan Nuning, pemanfaatan Unmanned System baik berupa robot maupun artificial intelligent, dan cyber defense juga harus dipahami seluruh prajurit TNI.

Salah satu langkah yang perlu dilakukan Andika, tambah Nuning adalah merekrut pemuda dan pemudi yang memiliki nilai intelejensi tinggi.

"Para prajurit TNI harus mulai dipersiapkan mampu berinteraksi dengan sesama prajurit yang asalnya 100 persen manusia, 50 persen robot, dan bahkan yang berasal 100 persen robot," keterangan Nuning.

Dalam pandangan Nuning, PR bagi Andika yang juga penting adalah prinsip pembenahan Alutsista setelah Minimum Esential Force (MEF) ditujukan untuk optimalisasi membutuhkan profesionalitas prajurit TNI dari ketiga angkatan yang terintegrasi.

"Artinya, sistem pendidikan dan latihan (Diklat) prajurit TNI harus dibenahi sesuai dengan operational requirement dan technical specification Alutsista yang diadakan setelah MEF. Pembenahan Alutsista yang terintegrasi dan pembenahan kompetensi dan kapasitas tempur prajurit TNI sesuai Alutsista baru tersebut berujung pada pembenahan organisasi TNI," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya