Berita

Presiden Xi Jinping/Net

Dunia

Xi Jinping Sempat Ancam Biden: China Punya Kesabaran, Tapi Jika Diprovokasi Kami Tak Ragu Ambil Tindakan

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 14:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seperti telah diperkirakan sebelumnya, Taiwan menjadi fokus utama pertemuan virtual antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Joe Biden pada Selasa (15/11).

Di hadapan Biden, Xi bahkan menegaskan bahwa China tidak segan mengambil tindakan tegas seandainya pihak-pihak di Taiwan melakukan provokasi.

"Kami memiliki kesabaran dan akan berjuang untuk prospek reunifikasi damai dengan ketulusan dan upaya maksimal," kata Xi, seperti dikutip dari Global Times, Rabu (17/11).


Namun, tambahnya, jika pasukan separatis untuk 'kemerdekaan Taiwan' terus memprovokasi, dan "memaksa tangan kami atau bahkan melewati garis merah, kami akan terpaksa mengambil tindakan tegas," ujar Xi.

Xi juga memperingatkan agar pihak-pihak luar seperti Amerika Serikat tidak ikut campur dalam urusan yang terkait dengan Taiwan.

"Gerakan seperti itu sangat berbahaya, seperti bermain api," kata Xi, menambahkan bahwa siapa pun yang bermain api maka ia yang akan terbakar sendiri.

Ini adalah pertama kalinya pemimpin tertinggi China mengirimkan peringatan keras, tegas, dan langsung ke AS melalui pertemuan virtual tentang masalah Taiwan sejak ketegangan terakhir di kawasan itu dipicu oleh serangkaian provokasi dari otoritas separatis Taiwan terhadap China.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya