Berita

Anggota Komisi VI DPR, Nusron Wahid (tengah) saat hadiri diskusi soal BUMN di Senayan/RMOL

Politik

Kilang Minyak Pertamina Kebakaran, Nusron Wahid: Jangan Curiga Seolah Ada Rekayasa

SELASA, 16 NOVEMBER 2021 | 15:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Imbas terbakarnya kilang minyak milik Pertamina pada Sabtu malam (13/11) terus memunculkan spekulasi liar. Bahkan beberapa kalangan berpandangan ada potensi sabotase yang dilakukan oleh pihak tertentu.

Merespons hal itu, anggota Komisi VI DPR Nusron Wahid meminta masyarakat  tidak berprasangka buruk (suudzon), apalagi membuat asumsi liar bahwa kebakaran kilang di Cilacap, Jawa Tengah itu diduga disabotase oleh pihak tertentu.

Menurut Politisi Golkar itu, prasangka atas insiden terbakarnya kilang minyak itu justru akan berdampak tidak baik.


“Masyarakat tidak perlu berspekulasi dan menduga-duga hal yang tidak baik, suudzon mencurigai seolah ada rekayasa,” kata Nusron Wahid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (16/11).

Terkait dengan spekulasi bahwa kebakaran itu untuk melanggengkan impor, Nusron mengatakan bahwa Pertamina telah merespons cepat insiden itu. Ia mengajak masyarakat untuk menyerahkan insiden itu pada aparat yang berwenang.

Khusus untuk Pertamina, Nusron meminta perusahaan minyak milik pemerintah itu melakukan evaluasi. Mengingat, insiden serupa sudah terjadi tiga kali.

“Dan masyarakat bisa menunggu hasil investigasi yang dilakukan pihak berwenang untuk mengetahui apa penyebab kebakaran dan nantinya bisa memberikan masukan agar hal seperti itu tidak terulang lagi,” lanjut Nusron.

Mantan Ketua Umum GP Ansor ini mengungkapkan, kebakaran merupakan musibah yang tentu bisa ditelusuri penyebabnya.

Oleh sebab itu, Nusron mengimbau semua pihak agar membiasakan diri melihat hal yang sifatnya teknis operasional.

Dengan demikian, Nusron meyakini berbagai asumsi liar seperti sabotase tidak akan terjadi dan memperkeruh suasana.

“Jangan sedikit-sedikit ditarik seolah ini ada kepentingan politik. Lakukan saja investigasi menyeluruh, supaya nanti ada solusi yang komprehensif agar tidak terulang lagi kebakaran-kebakaran seperti yang sudah terjadi,” terangnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya