Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menjelaskan vaksinasi/Repro

Politik

Menkes: Vaksinasi Lansia Diprioritaskan karena Angka Kematian Paling Tinggi

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 17:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat mempertanyakan pemerintah terkait vaksinasi anak di bawah umur yang rencanakan akan dilakukan oleh pemerintah dalam waktu dekat ini.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa saat ini imunisasi untuk anak-anak akan dilakukan.

Meski demikian, Budi Gunadi menyatakan bahwa tenaga kesehatan dan orangtua lebih diprioritaskan. Alasannya, mereka rentan terhadap virus corona baru (Covid-19).


"Imunisasi itu diberikan berbasis risiko. Itu sebabnya kenapa Nakes duluan, karena Nakes paling sering ketemu pasien. Kemudian orang tua duluan,” ucap Budi dalam jumpa media terkait perkembangan terkini pandemi Covid-19 di Indonesia, Senin (15/11).

Dia menambahkan, kategori orangtua menjadi prioritas karena memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi.

Atas dasar itu, pemerintah mengupayakan lebih mengedepankan program vaksinasi untuk orangtua.

“Karena orangtua secara global fatality rate-nya paling tinggi 12 persen kemudian turun ke usia 40 ke 50 turun ke dewasa turun ke remaja. Baru turun ke anak-anak yang mungkin fatality rate-nya 0,5 di bawah 1 persen,” katanya.

Saat ini, kata Budi, program vaksinasi untuk orangtua baru mencapai 40 persen di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, pemerintah ingin memprioritaskan orangtua dibandingkan anak-anak.

"Kita prioritaskan vaksinasi ke Lansia dulu sekarang masih baru mencapai 40 persen. Begitu sudah selesai nanti kita akan turun ke kelompok lain yang risiko fatalitasnya lebih rendah dibandingkan orangtua,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya