Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Dorong Ekosistem Industri Kendaraan Bermotor Berbasis Baterai

JUMAT, 12 NOVEMBER 2021 | 08:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah tengah mempercepat pembangunan infrastruktur energi baru terbarukan (EBT) dan pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik atau Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBL-BB) sebagai bentuk komitmen mengatasi masalah perubahan iklim.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, komitmen kebijakan pengembangan KBL-BB dilakukan dengan cara mengeluarkan peta jalan industri otomotif nasional dan peta jalan pengembangan industri KBL-BB.

Dalam hal ini, Pemerintah telah menerbitkan PP 74/2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah 73/2019 tentang PPnBM Kendaraan Bermotor di mana di dalamnya diatur tentang pengenaan tarif PPnBM, yang dikenakan berdasarkan tingkat emisi karbon kendaraan bermotor.


Saat memberi sambutan di acara Pembukaan Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kamis (11/11), Airlangga menyampaikan dukungannya pada pelaksanaan pameran GIIAS 2021.

Event yang tahun ini mengusung tema "Wheels to Move" diharapkan dapat menjadi wadah untuk mendukung pertumbuhan industri otomotif di Indonesia. Khususnya mendukung kebangkitan ekonomi pasca pandemi dan menjadi ajang dalam mendukung penurunan emisi karbon pada kendaraan bermotor.

Selain itu, Airlangga juga mengharapkan Indonesia bisa swasembada kendaraan bermotor dan teknologinya melalui meningkatkan kualitas produk yang diproduksi dalam negeri. Sehingga bisa mendongkrak nilai ekspor otomotif untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi pasca pandemi.

Dampak pandemi Covid-19, kinerja penjualan produk industri otomotif sempat terkena imbas. Namun, pada Maret hingga September 2021 kinerja penjualan mobil terus menguat ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM). Tak hanya itu, penjualan mobil selama September 2021 tercatat sebesar 84,11 ribu unit atau naik sekitar 41,5 persen jika dibandingkan bulan Februari 2021.

“Untuk mendorong dan mengakselerasi konsumsi, serta peningkatan utilitas industri otomotif, Pemerintah melanjutkan perluasan kebijakan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP), sebagai tindak lanjut dari keberhasilan penjualan kendaraan bermotor roda empat (KBM-R4) hingga hampir 150 persen,” ujar Airlangga.

Pemerintah telah memutusan untuk memberikan insentif pengurangan PPnBM 100 persen bagi pembelian KBM-R4 berkapasitas silinder mesin ≤1.500 cc hingga Desember 2021. Serta insentif pengurangan PPnBM dari 25 persen hingga 50 persen untuk KBM-R4 berkapasitas silinder mesin antara 1.501 cc sampai dengan 2.500 cc.

Sektor otomotif diperkirakan sampai akhir tahun 2021 dapat melakukan 850.000 penjualan. Ini jauh lebih baik dibanding tahun 2020 yang sebesar 600.000 penjualan. Meski masih di bawah angka normal, Pemerintah berharap pada tahun depan 2022 dapat mencapai 1 juta penjualan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya