Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Setelah 20 Bulan Ditutup, Iran Beri Ijin Masuk Bagi Turis yang Telah Divaksin Penuh

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 12:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran membuka kembali pintu pariwisatanya pekan ini. Gugus tugas anti-virus negara itu menyetujui pembukaan kembali atas saran dari kementerian pariwisata. Pembukaan ini diharapkan dapat menggeliatkan kembali ekonomi negara itu yang telah terpukul pandemi.

Sektor pariwisata Iran mencatat defisit sebesar 1,2 miliar dolar sepanjang 2020-2021, menurut data kementerian. Iran telah menutup sektor pariwisata sejak Maret 2020, lebih dari 20 bulan lamanya, yang membuat ekonomi negara itu babak belur.

Jumlah rata-rata perjalanan internasional ke dan dari Iran menurun 80 persen selama pandemi.


Saat pariwisata dibuka kembali, otoritas menetapkan peraturan bahwa wisatawan yang telah menerima dua dosis vaksin anti-Covid dan yang dapat menunjukkan sertifikat untuk tes PCR negatif yang dapat memperoleh visa, seperti dilaporkan AFP, Selasa (26/10).

Namun, pelancong yang berasal dari zona merah tidak diijinkan melakukan perjalanan ke Iran.

Pembukaan pariwisata ini menyusul pengumuman dari kementerian bahwa jumlah kasus harian Covid-19 di Iran telah menurun dalam beberapa pekan terakhir setelah mencapai puncaknya pada Agustus.

Iran telah mencatat lebih dari 5,86 juta kasus infeksi Covid-19 dan lebih dari 125.000 kematian terkait sejak awal pandemi, menurut angka terbaru kementerian kesehatan.

Pihak berwenang telah mengakui jumlah sebenarnya kematian akibat virus corona di negara itu kemungkinan jauh lebih tinggi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya