Berita

Kebakaran hutan di Turki/Net

Dunia

Diduga Jadi Biang Keladi Kebakaran Hutan, Tujuh Wisatawan Rusia Diamankan Polisi Turki

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 11:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak tujuh warga Rusia ditahan pihak kepolisian Turki pada Senin (25/10) waktu setempat, karena dicurigai telah secara tidak sengaja menyebabkan kebakaran hutan di wilayah wisata populer negara itu pekan lalu.

Insiden kebakaran itu terjadi Sabtu pekan lalu di lkawasan hutan lebat di provinsi Antalya, dan pihak berwenang mengklaim bahwa kejadian tersebut diduga berasal dari api unggun yang didirikan oleh kelompok tersebut saat mendaki di sepanjang jalur Lycian Way yang populer.

"Pengadilan membuat keputusan untuk menahan turis Rusia selama penyelidikan pra-persidangan tentang keadaan insiden itu," kata perwakilan misi diplomatik Rusia di Ankara, seperti dikutip dari Russian Today, Selasa (26/10).


Sebelumnya pada Agustus lalu polisi juga menangkap enam orang lainnya yang diduga menyebabkan kebakaran hutan. Dilaporkan bahwa polisi harus turun tangan untuk melindungi para tersangka, yang sudah dikejar oleh penduduk setempat yang marah.

Tiga orang lainnya sebelumnya ditangkap di Bodrum setelah polisi mengklaim bahwa mereka kedapatan membuang puntung rokok yang menyala dari jendela mobil saat mengemudi di sepanjang hamparan hutan kering.

Selama musim panas ini Turki terus meningkatkan pengerahan petugas pemadam mereka untuk memerangi kebakaran hutan yang mengancam sejumlah tujuan wisata populer di sekitar Antalya dan Mugla. Menurut pihak berwenang, sekitar 107 kebakaran membutuhkan tindakan darurat. 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya