Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Desa Tuva Sigi Banjir Lumpur, 74 KK Mengungsi

SENIN, 11 OKTOBER 2021 | 03:15 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Bencana banjir dengan material lumpur menerpa Desa Tuva, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada minggu malam. Akibat bencana ini, 74 kepala keluarga terpaksa mengungsi.

"Kurang lebih 74 kepala keluarga di Dusun 2, Desa Tuva, Kabupaten Sigi mengungsi ke tempat aman akibat banjir," kata Kepala Dusun 2 Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Senin (11/10).

Banjir yang membawa material lumpur, potongan kayu hingga bebatuan itu juga menerjang Desa Salua. Diduga kuat, banjir tersebut diakibatkan hujan lebat yang mengguyur wilayah ini mengakibatkan air Sungai Miu di desa setempat meluap hingga ke pemukiman warga.


Tidak ada korban jiwa akibat banjir itu. Namun pemerintah desa setempat mengungsikan warga ke tempat aman guna menghindari banjir susulan.

"Meskipun tidak ada korban jiwa, saat ini kami melakukan pertolongan pertama mencari tempat yang aman sebagai upaya antisipasi," kata Badron.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Andi Sembiring mengatakan, pihaknya sedang melakukan persiapan menuju ke lokasi banjir Sigi.

BPBD Sulawesi Tengah untuk sementara mengirim empat personel. Serta delapan personel yang sudah disiapkan tetap bersiaga menunggu hasil asesmen tim di Lapangan.

"Kami masih menunggu laporan selanjutnya dari empat personel yang sudah kami kerahkan ke lokasi banjir," demikian Andi.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya