Berita

Presiden Kim Il Sung/Net

Dunia

Sejarah Panjang Partai Pekerja Korea, Bukti Perjuangan Anti-Imperialisme

JUMAT, 08 OKTOBER 2021 | 11:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dalam hitungan hari Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) atau yang lebih kita kenal dengan Korea Utara akan memperingati 76 tahun berdirinya Partai Pekerja Korea (WPK).

Pada 10 Oktober 1945, WPK didirikan dengan perjuangan anti-imperialisme tanpa lelah melalui sejarah panjang.

WPK bermula dari perjuangan revolusioner Kim Il Sung yang berusaha memerdekakan negara yang dijajah oleh Jepang. Sebagai pelopor, ia membentuk Aliansi Penggulingan Imperialisme (API) di Huazhen, China pada 17 Oktober 1926.


Aliansi Penggulingan Imperialisme - 17 Oktober 1926

API berisi para revolusioner muda di Korea dengan visi mencapai kebebasan dan kemerdekaan, serta pembangunan sosialisme dan komunisme di Korea. Tujuan akhir adalah menggulingkan imperialisme, dan mendirikan komunisme di dunia.

Organisasi ini menjadi titik awal berdirinya WPK. Prinsip kemerdekaan yang diadvokasi oleh API menjadi pronsip yang terkonstruksi di WPK.

Kamerad Pembangunan - 3 Juli 1930

Sekitar empat tahun kemudian, 3 Juli 1930, dibentuk Kemerad Pembangunan di Kalun, China.

Pada Konferensi Kalun, Presiden Kim Il Sung, dalam pidatonya yang berjudul “Jalan Revolusi Korea”, mempresentasikan kebijakan pendirian partai revolusioner bersama dengan garis perjuangan bersenjata anti-Jepang dan garis kebersatuan nasional anti-Jepang.

Kamerad Pembangunan adalah benih partai yang akan didirikan di masa depan, dan merupakan organisasi dengan makna keibuan dalam memperluas organisasi dasar partai.

Komite Tentara Revolusioner Rakyat Korea - 1934

Dengan visi yang berkembang, Kim Il Sung berusaha mendirikan sebuah partai revolusioner di Korea. Pada 25 April 1932, Kim Il Sung membentuk Unit Gerilya Rakyat Anti Jepang. Unit itu kemudian berkembang menjadi Komite Partai Tentara Revolusioner Korea pada 1934.

Komite Partai Tentara Revolusi Rakyat Korea mengambil kendali dan membimbing tidak hanya organisasi partai di semua tingkatan dalam unit Tentara Revolusi Rakyat Korea, tetapi juga organisasi partai daerah.

Pada akhir tahun 1930-an, Komite Kerja Partai Domestik, Komite Partai Kabupaten Changbai, dan Komite Kerja Partai Manchuria Timur diorganisir, dan semua organisasi Partai di dalam dan luar negeri melakukan kegiatan Partai di bawah bimbingan terpadu Komite Partai Tentara Revolusioner Rakyat Korea.

Komite Penyelenggara Pusat Partai Komunis Korea Utara

Setelah kemerdekaan pada 15 Agustus 1945, Kim Il Sung mendorong kerja pembangunan partai. Ia mengirim pejuang revolusioner anti-Jepang ke setiap provinsi untuk mengatur dan memperkuat organisasi partai daerah.

Kemudian pada 10 Oktober 1945, Kongres Pendirian Partai diadakan di Pyongyan. Para peserta kongres mendukung usulan presiden untuk pembentukan Komite Penyelenggara Pusat Partai Komunis Korea Utara.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya