Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jerman dan Denmark Repatriasi Puluhan Perempuan dan Anak dari Kamp Suriah

KAMIS, 07 OKTOBER 2021 | 15:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jerman dan Denmark merepatriasi puluhan perempuan dan anak-anak dari sebuah kamp ISIS di di timur laut Suriah.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan pihaknya telah memulangkan 23 anak dan delapan ibu mereka dengan penerbangan charter. Mereka tiba di bandara Frankfurt pada Rabu (6/10) sebelum tengah malam.

Mereka yang dipulangkan sebelumnya tinggal di kamp penjara Roj di timur laut Suriah, yang berada di bawah kendali Kurdi.


"Anak-anak tidak bertanggung jawab atas situasi mereka. Para ibu harus bertanggung jawab atas tindakan mereka," kata Maas, seperti dikutip Al Jazeera.

Sementara itu, Denmark juga membawa pulang 14 anak-anak dan tiga perempuan sebagai bagian dari operasi yang sama, dengan bantuan dari Amerika Serikat (AS).

"Mereka kebanyakan adalah anak-anak yang sakit atau mereka yang memiliki wali di Jerman, serta saudara laki-laki dan perempuan, dan ibu mereka," kata Kementerian Luar Negeri Jerman.

Jaksa federal Jerman mengatakan tiga wanita ditangkap saat tiba di bandara Frankfurt. Mereka dituduh menjadi anggota “organisasi teror” asing.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya