Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Serang Oman, Topan Shaheen Tinggalkan Tiga Korban Jiwa

SENIN, 04 OKTOBER 2021 | 12:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Topan tropis Shaheen telah menghantam daratan Oman, membuat sedikitnya tiga orang meninggal dunia. Topan membawa hujan lebat dan angin kencang.

Topan Shaheen menghantam Muscat pada Minggu (3/10). Saat topan mendekat, seorang anak yang tersapu air ditemukan tewas, sementara seorang lainnya hilang.

Dikutip dari Reuters dua pekerja Asia meninggal dunia ketika sebuah bukit longsor di daerah pemukiman mereka.


Ketika melintasi daratan, Topan Shaheen membawa asing dengan kecepatan antara 120-150 km per jam. Gelombang setinggi 10 meter.

Rekaman video dari penyiar lokal menunjukkan kendaraan terendam ketika orang-orang mencoba melewati air banjir berwarna coklat berlumpur.

Curah hujan yang sangat besar hingga 500 cm diperkirakan terjadi di beberapa daerah, berpotensi menyebabkan banjir bandang.

Topan Shaheen diturunkan menjadi badai tropis setelah menghantam daratan.

Komite darurat nasional mengatakan pasokan listrik akan diputus di al-Qurm untuk menghindari kecelakaan. Lebih dari 2.700 orang ditempatkan di tempat penampungan darurat.

Jalan-jalan di ibukota hanya akan dibuka untuk kendaraan dalam perjalanan darurat dan kemanusiaan sampai badai mereda.

Di Uni Emirat Arab, pihak berwenang mengatakan tindakan pencegahan sedang diambil. Petugas polisi bergerak untuk memastikan keamanan dengan melakukan patroli keamanan di dekat pantai dan lembah yang diperkirakan akan diguyur hujan lebat.

Otoritas pertahanan sipil Arab Saudi menyerukan kehati-hatian di beberapa wilayah dari Senin (4/10) hingga Jumat (8/10) dengan perkiraan angin kencang dan kemungkinan banjir.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya