Berita

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian/Net

Dunia

Iran: Perundingan Kesepakatan Nuklir JCPOA akan Dilanjutkan dalam Beberapa Hari

MINGGU, 03 OKTOBER 2021 | 09:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran akan segera melanjutkan negosiasi kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) di Wina, Austria dalam beberapa hari mendatang.

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian mengatakan, Teheran sedang menyelesaikan persiapan untuk negosiasi dan hampir selesai.

"Pembicaraan akan segera diadakan di tingkat wakil menteri luar negeri," tambahnya, seperti dikutip kantor berita Fars, Minggu (3/10).


Pada 2015, Iran JCPOA dengan kelompok negara P5+1 (Amerika Serikat, China, Prancis, Rusia, Inggris, ditambah Jerman) dan Uni Eropa.

Kesepakatan itu mengharuskan Iran untuk mengurangi program nuklirnya dan cadangan uraniumnya dengan imbalan keringanan sanksi, termasuk mencabut embargo senjata lima tahun setelah adopsi kesepakatan.

Namun, AS menarik diri dari JCPOA pada 2018, dan menerapkan kebijakan garis keras terhadap Teheran. Hal itu mendorong Iran untuk mengabaikan kewajibannya berdasarkan perjanjian tersebut.

Pada April 2021, putaran pertama untuk memulihkan JCPOA dimulai. Namun perundingan ditangguhkan pada putaran keenam yang dilakukan pada 20 Juni lalu lantaran Iran yang tengah melakukan proses pemilihan presiden.

Pada September, Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa Washington siap untuk kembali mematuhi JCPOA jika Teheran setuju untuk melakukan hal yang sama.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya