Berita

Joko Widodo dan Ganjar Pranowo dalam satu kesempatan/Net

Nusantara

Natalius Pigai: Jangan Percaya Ganjar dan Jokowi, Mereka Merampok Kita dan Injak-injak Harga Diri Papua

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 23:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aktivis kemanusiaan dan HAM Natalius Pigai mengingatkan agar rakyat Papua tidak terkecoh dengan sosok Joko Widodo dan Ganjar Pranowo.

Dengan mengunggah video gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang makan Papeda lengkap dengan mengenakan souvenir Papua yang terbuat dari bulu Kasuari.

Pigai menganjurkan rakyat Papua agar tidak percaya dengan orang Jawa Tengah seperti Ganjar Pranowo, Presiden Jokowi.


“Jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi dan Ganjar,” ujar Natalius Pigai dalam pernyataan terbuka, Jumat (1/10).  

Menurut Pigai, selama ini kekayaan rakyat Papua dikuras. Bukan saja itu, warga Papua juga kerap mendapat perlakuan rasisme.

“Mereka merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat Papua, injak-injak harga diri bangsa Papua dengan kata-kata rendahan Rasis, monyet dan sampah.”

Pigai menyebut dirinya sebagai penantang ketidakadilan siap melawan.

“Kami bukan rendahan. kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Saya Penentang Ketidakadilan,” pungkas Pigai.

Ganjar Pranowo sudah berada di Jayapura untuk menghadiri pembukaan PON XX Papua. Disisi lain, Ganjar sengaja datang ke Papua untuk menyemangati atlet-atlet Jateng yang berlaga di sana.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan membuka secara resmi Pekan Olahraga Nasional XX atau PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu, 2 Oktober 2021.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya