Berita

Pendiri PDI Sabam Sirait dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Berduka Atas Meninggalnya Sabam Sirait, Yayan Sopyani: Dari Beliau Saya Belajar dan Menyaksikan Bahwa Politik Itu Suci

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 01:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Duka cita mendalam turut disampaikan Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Yayan Sopyani Al Hadi atas meninggalnya pendiri Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Sabam Sirait pada Rabu malam (29/9).

“Saya berduka cita yang sangat mendalam atas meninggalnya Pak Sabam Sirait,” ujar Yayan Sopyani kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu.

Yayan Sopyani belakangan memang tengah dekat dengan Sabam Sirait dan beberapa kali berkunjung ke kediaman ayah dari politisi PDIP Maruarar Sirait itu untuk bertukar pikiran.


Bahkan dari sekjen pertama PDI itu, Yayan Sopyani belajar secara mendalam tentang bagaimana mencintai Indonesia dengan sepenuh hati.

“Saya juga banyak belajar bagaimana politik itu harus dijalankan dengan penuh ideologi dan keyakinan. Dari beliau lah saya belajar dan menyaksikan langsung bahwa politik itu suci dan alat perjuangan untuk membela Pancasila dan NKRI,” tegasnya.

Yayan Sopyani menilai bahwa Sabam Sirait merupakan politisi ulung negeri ini. Perjalanan politiknya sangat panjang bahkan melintasi 7 presiden. Hal itu menunjukkan pelajaran langsung bagaimana politik harus dijalankan dengan penuh komitmen dan loyalitas.

“Dan komitmen serta loyalitas tertinggi adalah pada kepentingan dan pada keberpihakan terhadap rakyat Indonesia,” ujarnya.

“Beliau nasionalis serta pluralis sejati,” sambung Yayan Sopyani.

Sabam yang lahir di Tanjungbalai, Sumatera Utara, pada 13 Oktober 1936 merupakan politisi ulung yang pernah menjabat sebagai pejabat Sekretaris Jenderal Partai Kristen Indonesia (Parkindo) periode 1963 hingga 1967.

Kemudian pada tahun 1967 hingga 1973, Sabam ditetapkan sebagai sekjen resmi Parkindo.

Ayah dari politisi PDIP, Maruarar Sirait ini merupakan salah satu pendiri dari Partai Demokrasi Indonesia saat fusi pada tahun 1973. Sejak saat itu juga, Sabam menjadi sekjen PDI hingga tahun 1986.

Setelah PDI berubah menjadi PDI Perjuangan, Sabam juga sempat didaulat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu).

Sabam Sirait telah memulai karir sebagai anggota DPR RI sejak tahun 1967. Sempat juga menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung di era Orde Baru. Pada Pemilu 2019 lalu, Sabam terpilih sebagai anggota DPD RI dari Jakarta.

Sabam Sirait meninggal dunia pada Rabu malam (29/9) pukul 22.37 di RS Siloam Karawaci. Sabam Sirait tutup usia di umur 85 tahun.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Ribuan Lender Masih Terombang-ambing di Tengah Proses Hukum DSI

Senin, 26 Januari 2026 | 07:57

Gubernur Minnesota Tantang Trump Usai Agen Imigrasi Tembak Mati Perawat ICU

Senin, 26 Januari 2026 | 07:38

Barack Obama Kecam Penembakan Alex Pretti di Minneapolis

Senin, 26 Januari 2026 | 07:21

Gempur Transaksi Judol, OJK Wajibkan Bank Gunakan Teknologi Pelacakan Dini

Senin, 26 Januari 2026 | 07:06

Hasil Survei Mulai Dukung Roy Suryo Cs

Senin, 26 Januari 2026 | 06:50

Rahasia Ribosom

Senin, 26 Januari 2026 | 06:18

Dua Warga Hilang saat Longsor di Pemalang

Senin, 26 Januari 2026 | 06:02

Ahmad Khozinudin Tutup Pintu Damai dengan Jokowi

Senin, 26 Januari 2026 | 05:40

Banjir di Pulau Jawa Bukan cuma Dipicu Curah Hujan Ekstrem

Senin, 26 Januari 2026 | 05:10

Akhirnya RI Bisa Satu Meja dengan Israel dalam BoP for Gaza

Senin, 26 Januari 2026 | 05:05

Selengkapnya