Berita

Ketua Umum Badko HMI Sultra, Andi Baso Amirul Haq/Net

Politik

HMI Sultra Duga Ada Aktor Intelektual di Balik Rencana Demo BEM SI Soal TWK KPK

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 10:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rencana Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) untuk menggelar aksi demonstrasi terkait tes wawasan kebangsaan (TWK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai kecaman. Salah satunya disuarakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketua Umum Badko HMI Sultra, Andi Baso Amirul Haq mengatakan, pihaknya mengecam rencana aksi demonstrasi BEM SI yang menolak TWK KPK. Pasalnya, ia menduga ada aktor intelektual yang menggerakkan rencana demonstrasi itu.

"Kami mengecam tindakan-tindakan, gerakan aksi dari salah satu BEM di Indonesia yaitu BEM SI pimpinan Nofrian Fadil Akbar yang terindikasi dipelopori oleh aktor intelektual," ujar Andi Baso dalam keterangannya, Senin (27/9).


Andi Baso menambahkan, aktor intelektual ini patut diduga memiliki hubungan langsung dengan pegawai KPK yang tak lolos TWK. Untuk itu, dia meminta para pegawai KPK yang tidak lolos TWK tersebut sebaiknya mengikuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA).

"Berbesar hati saja menerima keputusan hasil asesmen yang tidak memenuhi syarat, dan sebagai warga negara yang baik untuk patuh dan tunduk kepada keputusan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung terkait tes wawasan kebangsaan pegawai KPK," katanya.

Lebih lanjut, Andi Baso juga memita masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Dia juga mengajak masyarakat agar selalu mendukung kinerja lembaga antirasuah pimpinan Firli Bahuri itu.

"Meminta dan mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung kinerja nyata KPK dalam hal pemberantasan korupsi di tanah air," tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya