Berita

Aktivis Eka Gumilar/Net

Politik

Eka Gumilar Seharusnya Malu Kritik Aktivis yang Dukung Rakyat Bojong Koneng

MINGGU, 26 SEPTEMBER 2021 | 10:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sikap aktivis Eka Gumilar yang tampak gencar membela Sentul City yang berupaya menggusur tanah rakyat di Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor dinilai aneh oleh pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional (Unas), Saiful Anam.

Dia menduga ada konflik kepentingan dibalik sikap Eka Gumilar yang menyerang para aktivis, mulai dari ekonom senior DR. Rizal Ramli hingga aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) yang memberi advokasi pada rakyat beberapa waktu lalu.

Dugaan ini cukup beralasan melihat Eka Gumilar memiliki perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan desain interior yang berkantor di Sentul City.


"Harus malu ya kalau dia masih punya hubungan bisnis, kemudian koar-koar melakukan kritik terhadap orang yang melakukan advokasi atas adanya upaya penggusuran oleh pihak pengembang," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/9).

Menurut Saiful, apa yang dilakukan oleh Eka Gumilar tidak etis karena netralitasnya dipertanyakan. Apalagi, jika Eka Gumilar memiliki hubungan bisnis langsung dengan Sentul City.

"Saya kira ini contoh yang kurang baik. Bagaimana kalau itu menimpa kepada yang bersangkutan," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya