Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat haul Ki Ageng Gribig di Klaten, Jawa Tengah/Ist

Politik

Pertemuan Airlangga-Ganjar di Haul Ki Ageng Gribig Skenario Langit Menuju 2024

SABTU, 25 SEPTEMBER 2021 | 15:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertemuan antara Airlangga Hartarto dan Ganjar Pranowo dalam haul Ki Ageng Gribig di Jatinom, Klaten, Jumat kemarin (24/9) diyakini sebagai skenario Tuhan.

"Airlangga dan Ganjar bertemu di rumah Eyang Reksodiharjo di Jatinom, Klaten. Tempat ini dikenal sebagai area sakral bagi warga setempat. Sepertinya bukan diatur atas kehendak manusia, tapi lebih kepada kehendak Yang Maha Kuasa atau kekuasaan langit," kata politisi Arief Poyuono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (25/9).

Menurut pandangan Poyuno, Tuhan sekana ingin memperlihatkan kepada masyarakat bahwa kedua tokoh kompak dan serasi untuk menjadi duet pemimpin Indonesia masa depan.


"Tuhan ingin memperlihatkan kepada masyarakat Indonesia bahwa keduanya bisa maju memimpin Indonesia melalui proses Pilpres 2024," lanjutnya.

Jika demikian, maka peta politik 2024 akan berlangsung seru dan berwarna. Di mana saat ini, publik masih disuguhkan dengan isu mengerucutnya Prabowo-Puan yang mungkin akan diusung PDI Perjuangan dan Gerindra. Pasangan ini bisa menjadi rival berat bagi Airlangga-Ganjar.

"Kalau kekuasaan langit sudah merestui, artinya jalan lapang buat kedua pemimpin itu untuk memimpin bangsa dengan segala tantangannya nanti setelah kepemimpinan Jokowi sudah berakhir," lanjutnya.

Penerawangan Arief Poyuono tersebut diklaim bukan sekadar asal bicara. Pendapat tersebut diakuinya didapat dari orang yang mengerti tentang jagad kekuasaan langit di tanah Jawa dan Sumatera dan yang menyangkut kekuasaan langit.

"Boleh orang percaya, boleh tidak. Tapi itulah kehendak langit. Tidak bisa kita jelaskan secara politik," tutup Poyuono.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya