Berita

Vaksinasi di Cilame, Jawa Barat/RMOLJabar

Nusantara

Untuk Capai Target Kekebalan Kelompok, Jabar Butuh 520 Ribu Dosis Vaksin Per Hari

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2021 | 04:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Distribusi vaksin Covid-19 dari Pemerintah Pusat untuk Provinsi Jawa Barat tak sebanding dengan jumlah penduduk. Inilah faktor yang membuat vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat Jawa Barat belum sesuai target.

Hingga saat ini, vaksinasi di Jabar baru mencapai 35 persen. Setiap harinya ada 270 ribu dosis vaksin yang disuntikkan kepada masyarakat.

Capaian tersebut terbilang belum maksimal jika ingin mengejar target kekebalan kelompok atau herd immunity pada Desember mendatang.


"Kalau mau herd immunity sampai Desember itu, harus 520 ribu (dosis) per hari. Semangat ada, tapi jumlahnya masih belum sesuai yang kita inginkan," kata Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Nina Susana Dewi, Kamis (23/9).

Nina tak menampik terdapat sejumlah kebijakan lain yang mengakibatkan pemberian dosis vaksin bagi Jabar belum sesuai target. Namun, pemberian dosis vaksin yang diterima Pemprov Jabar kini lebih meningkat dibandingkan sebelumnya.

"Mungkin kemampuan jumlah vaksin harus ada perhitungan sehingga belum bisa diberikan langsung berjuta-juta. Sekarang sudah ada perbedaan, lebih sering dan besar jumlahnya," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Senada, Ketua Harian Satgas Covid-19 Jabar, Dewi Sartika menilai dosis vaksin yang diterima Pemprov Jabar belum ideal. Padahal, ditargetkan sebanyak 37,9 juta penduduk di Jabar sudah harus menerima vaksin.

"Penduduk di Jabar mencapai 20 persen dari total penduduk Indonesia. Target kami harus 37,9 juta orang telah divaksin," papar Dewi.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya