Berita

Siswa SMP 4 Mrebet Purbalingga yang terpapar Covid-19 diisolasi di sekolah/RMOL Jateng

Nusantara

Ada Sekolah Kucing-kucingan Gelar PTM, Ketua DPRD Purbalingga Minta Bupati Bersikap Tegas

RABU, 22 SEPTEMBER 2021 | 01:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua DPRD Purbalingga Bambang Irawan mendapati ada sejumlah sekolah yang "kucing-kucingan" karena melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) tanpa koordinasi dari Tim Satgas Covid-19.

Oleh karena itu, ia meminta bupati bisa bersikap tegas terhadap sekolah yang melakukan praktik demikian.

"Saya harap ini disikapi dengan tegas oleh Bupati, salah satunya bagi sekolah-sekolah negeri, khususnya yang berani melakukan seperti itu (PTM) tanpa adanya koordinasi mestinya diberi punishment," kata Bambang Irawan usai mengikuti rakor virtual penanganan Covid-19 di Jawa Tengah dari Pringgitan Pendopo Dipokusumo, Selasa (21/9).


Bambang menambahkan, berdasarkan data, cakupan vaksinasi dosis 1 di Kabupaten Purbalingga masih berkisar 22 persen. Artinya, jika melihat standardisasi kelayakan untuk melaksanakan PTM masih sangat mengkhawatirkan.

"Karena masih memungkinkan guru-guru yang mengajar itu juga belum divaksin dan resikonya kembali kepada anak-anak kita," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Sementara itu Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyatakan, berdasarkan informasi dari Kepala SMPN 4 Mrebet, ledakan kasus Covid yang menimpa 90 siswa terjadi pada tahap persiapan PTM.

"Kami mendapatkan informasi SMPN 4 Mrebet akan dilakukan persiapan PTM yang didahului dengan vaksinasi dan rapid test antigen pada seluruh siswa. Berdasarkan informasi yang diterima dari 300-an siswa, ternyata 90 di antaranya terkonfirmasi positif," tutur Bupati saat meninjau lokasi SMPN 4 Mrebet di Desa Tangkisan.

Sebagai langkah awal, 90 siswa dengan hasil antigen positif tersebut dikumpulkan untuk menjalani isolasi terpusat di ruang-ruang kelas SMPN 4 Mrebet. Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Purbalingga kemudian menyiapkan sarana dan prasarana serta tenaga kesehatan di lokasi isolasi terpusat tersebut.

"Sebagian besar mereka hanya OTG (orang tanpa gejala), karena ini baru dilakukan rapid test antigen yang akurasinya 90 persen. Jadi untuk memastikan, setelah ini dari Dinkes akan melakukan tes PCR kepada 90 siswa. Jadi nanti yang betul-betul dari hasil tes PCR positif itu yang melakukan isolasi terpusat," jelas Bupati.

Bupati pun meminta orang tua/walimurid dari 90 siswa ini untuk tetap tenang. Karena anak-anak mereka tetap dalam pantauan ketat dari tim kesehatan dan mendapatkan fasilitas yang memadai.

Setelah hasil test PCR keluar maka akan dilakukan tracing terhadap mereka yang kontak erat dengan siswa yang positif.

Atas kejadian ini, Bupati Tiwi menegaskan pelaksanaan PTM di Kabupaten Purbalingga ditunda sementara waktu.

"Sampai dengan adanya evaluasi lebih lanjut. Kita akan membuat SOP (standar operasional prosedur) yang lebih rigid lagi terkait pelaksanaan PTM," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya