Berita

Walikota Surakarta Gibran Rakabuming/Net

Politik

Gubernur DKI Setara Menteri, Gibran Tak Layak Maju Pilgub DKI

KAMIS, 16 SEPTEMBER 2021 | 14:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Walikota Surakarta Gibran Rakabuming menjadi sorotan pasca mengatakan DKI Jakarta menjadi role model pengendalian Covid-19 di Kota Solo. Berbagai spekulasi muncul, salah satunya putra mahkota Presiden itu bakal maju bertarung dalam Pimilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Namun menurut komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, mendorong Gibran untuk maju di Pilgub DKI Jakarta sangat berlebihan. Sebab, Gibran belum lama menjadi Walikota Solo dan prestasinya pun hingga saat ini belum terlihat.

"Kalau kinerja Gibran masih seperti saat ini, tampaknya beresiko mendorongnya maju Pilgub DKI Jakarta. Karena kapasitas Gubernur DKI Jakarta idealnya setara menteri," kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/9).


Disisi lain, kata Jamil, Kapasitas Gibran untuk Walikota Solo masih perlu diuji. Anak sulung Joko Widodo itu harus mampu membuktikan dahulu kinerjanya yang luar biasa sebagai Walikota.

"Jadi biarkan saja Gibran menata kota Solo hingga berakhir masa baktinya sebagai Walikota. Dari situlah akan terlihat layak tidaknya Gibran bertarung pada pilgub DKI Jakarta," tandas Jamil.

Sementara itu, lebih lanjut Jamil menambahkan, PDIP punya banyak kader yang layak dicalonkan pada pilgub DKI Jakarta. Misalnya, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saefullah Hidayat.

Djarot, selain punya kapasitas juga sudah pernah merasakan empuknya kursi gubernur DKI Jakarta. Karena itu, ia sudah tahu beratnya menjadi Gubernur Jakarta.

"Dan Djarot sudah paham karakteristik warga Jakarta. Begitu juga persoalan Jakarta, seperti kemacetan dan banjir. Karena itu, peluang Djarot jauh lebih besar bila maju pada Pilgub DKI Jakarta," demikian Jamiluddin.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya