Berita

Kader HMI/Net

Politik

Kader Jadi Korban Salah Tangkap dan Dianiaya di HST, PB HMI Ancam Lapor Jokowi

RABU, 15 SEPTEMBER 2021 | 08:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kecaman keras disampaikan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) kepada oknum aparat dari Polres Hulu Sungai Tengah (HST) dan Hulu Sungai Utara (HSU) yang melakukan penangkapan terhadap kader mereka, Ahmad Rifai alias Gaston (23 tahun).

Kader HMI Cabang Barabai itu ditangkap pada Rabu (8/12) di Sekretariat HMI Cabang Barabai, Kabupaten HST, Kalimantan Selatan oleh anggota Satuan Reskrim Polres HSU dibantu anggota Polres HST.

Kecaman disampaikan Ketua Bidang Hukum dan HAM PB HMI, Yefri Febriansah karena penangkapan itu salah alamat dan Gaston mengalami penganiayaan.


"Kami mengecam dan menyesalkan aksi oknum Polisi HST dan HSU yang tidak profesional dalam menjalankan tugas," ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/9).

Menurutnya, aksi salah tangkap yang dilakukan di Sekretariat HMI dan penyiksaan terhadap kader mereka adalah bentuk penghinaan terhadap kemanusiaan dan penghinaan bagi institusi HMI.

PB HMI dalam waktu dekat akan melakukan langkah-langkah advokasi pada persoalan yang menimpa kadernya. Mereka juga mengancam akan melaporkan kasus ini ke Presiden Jokowi.

“Jika Polda Kalsel tidak beritikad baik dengan memecat mereka (pelaku), maka kami akan mengadvokasi ke tingkat Mabes Polri hingga presiden,” tegasnya.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun PB HMI, kasus ini bermula saat anggota Satuan Reskrim Polres Hulu Sungai Utara dibantu Anggota Satuan Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah menangkap Ahmad Rifai alias Gaston di di Sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Barabai,  Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu (8/9).

Setelah penangkapan, korban dibawa ke Kantor Buser Polres HST di seputaran Lapangan Pelajar. Saat di kantor Buser, sekitar pukul 19.00 WITA, korban dipukul di bagian kepala, muka dan paha oleh para anggota Buser hingga pingsan dalam kondisi tangan diborgol.

Akibat pemukulan tersebut, korban mengalami memar di bagian muka. Korban terus mendapat tindak kekerasan karena tidak mengaku melakukan pelanggaran yang dimaksud.

Karena sudah merasa kesakitan, korban terpaksa berdusta dan mengakui bahwa dia melakukan.

Sekitar pukul 19.30 WITA, korban dibawa ke Polsek Kasarangan. Korban diborgol dan diletakkan di bagasi belakang mobil selama perjalanan.

Pada pukul 22.30 WITA, korban kembali dibawa Ke Polres Hulu Sungai Utara dan sampai sekitar pukul 01.00 malam Tanggal 9 September 2021.

Korban yang masih dalam keadaan diborgol tidur di ruang penyidik Reskrim Polres HSU.

Pukul 08.00 sampai pukul 10.00 WITA, korban kembali diinterogasi oleh penyidik dari Reskrim Polres HSU dan korban menyampaikan perihal sebenarnya bahwa saat di kantor Buser Polres HST hanya terpaksa mengakui karena sudah kesakitan dipukuli, padahal bukan korban yang melakukan pencurian.

Usai diintrogasi, korban diminta tanda tangan di kertas kosong dan pukul 14.00 WITA dilepaskan.

Korban juga diberi uang sebesar Rp 100 ribu oleh anggota Polres HSU untuk uang makan. Korban kemudian dijemput keluarga serta teman-teman korban.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya