Berita

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) didampingi Komisaris PT Taishan Alkes Indonesia, Cahyadi Burhan/Ist

Kesehatan

Kemenperin Dukung Ekspor Alkes Produksi Dalam Negeri

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 20:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberi dukungan penuh terhadap produsen alat kesehatan (Alkes) dalam negeri untuk membantu penanganan pandemi Covid-19. Salah satunya seperti dilakukan PT Taishan Alkes Indonesia.

Selain kebanggaan membantu pemerintah dalam hal penyerapan tenaga kerja, PT Taishan juga mampu melakukan ekspansi bisnis dengan melakukan ekspor produknya ke mancanegara.

Hal itu disampaikan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita saat meninjau sekaligus meresmikan ekspor perdana produk antigen dalam negeri PT Taishan Alkes Indonesia ke Irlandia dan Thailand  di Jakarta, Selasa (7/9),


“Kedatangan saya di PT Taishan Alkes Indonesia ini ada makna penting yakni, memberikan dukungan dan juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa kita sudah bisa memproduksi alat swab antigen hasil kerja keras anak bangsa,” kata Agus Gumiwang.

Terkait ekspor yang dilakukan PT Taishan, Agus Gumiwang menilai hal itu adalah prestasi luar biasa bagi karya anak-anak bangsa.

“Saya bangga PT Taishan Alkes Indonesia bisa ekspansi artinya produknya bagus dan diterima manca negara," ujarnya.

Menteri yang juga kader Partai Golkar ini, juga bangga kepada PT Taishan yang menaruh perhatian dalam membantu pemerintah terkait penanggulangan Covid-19 di dalam negeri, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia.

“Saya bangga ada produsen alkes dalam negeri bisa mempekerjakan hingga ribuan pekerja. Ini bisa menjadi contoh bagi para produsen dalam negeri lainnya,” katanya.

Agus Gumiwang juga mengapresiasi PT Taishan Alkes Indonesia yang sudah memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen dalam komponen-komponen produksinya.

Karena sudah melampaui TKDN, lanjutnya, pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung penuh produsen alkes dalam negeri.

"Karena pemerintah akan selalu utamakan penggunaan produk dalam negeri. Jadi kalau sudah ada produk dalam negeri yang TKDN lebih dari 40 persen, pemerintah bisa mentake-down produk luar negeri dari e-catalog. Tapi dengan syarat produk dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Taishan Alkes Indonesia, Eiko Sihombing mengatakan, ekspor perdana Indoswab Covid-19 Antigen Rapid Test Cassette ke negara Irlandia dan akan dilanjutkan dengan ekspor kedua ke negara Thailand.

Produk ekspor dengan label Indoswab, menurut Eiko Sihombing, hal ini untuk mengharumkan nama Indonesia di mancanegara.

“Dengan diterimanya produk kami di negara Irlandia dan Thailand, masyarakat setempat bisa concern dan tahu atas adanya kehadiran karya anak-anak bangsa ini yang kaya akan kreativitas," pungkasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya