Berita

CIA hancurkan peralatan militer di Kabul sebelum penarikan pasukan AS/Net

Dunia

Taliban: CIA Hancurkan Semua Peralatan Militer Milik AS di Kabul Sebelum Penarikan Pasukan

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 13:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badan intelijen Amerika Serikat (AS), Central Intelligence Agency (CIA), telah menghancurkan dan membakar semua peralatan militer, kendaraan, dan dokumen militer mereka sebelum penarikan pasukan.

Menurut seorang anggota Taliban, Mawlawi Athnain, semua peralatan yang ada di pudat intelijen CIA di Deh Sab, Kabul yang bernama Kamp Eagle telah dihancurkan. Dulunya, kamp itu adalah markas CIA dan pasukan NDS 01 Afghanistan. Namun saat ini telah diambil alih Taliban.

Athnain yang menjadi komandan kamp mengatakan, peralatan militer yang diperkirakan mencapai ratusan juta dolar, termasuk ratusan Humvee, tank lapis baja, dan senjata, telah dihancurkan.


“Mereka telah menghancurkan apa pun yang bisa digunakan,” ujarnya pada Senin (6/9), seperti dikutip TOLO News.

Seorang pejuang Taliban, Masab, yang sekarang menjaga kamp mengatakan ia pernah dipenjara di kamp tersebut selama delapan hari.

Pasukan Taliban yang ditempatkan di kamp mengatakan mereka belum memasuki beberapa ruangan karena mereka takut ranjau.

Tentara AS dilaporkan menghancurkan perangkat keras militer dan helikopter juga di bandara Kabul sebelum berangkat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya