Berita

Sergeant H. Fairchild/TNI AD

Nusantara

Prajurit Cantik Amerika Habiskan Waktu untuk Belajar Bahasa Indonesia

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 22:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sergeant H. Fairchild (Halima), prajurit perempuan US Army membuktikan dirinya sangat cinta dengan Indonesia, dengan mempelajari bahasanya.

Sergeant yang juga penerjemah dari kesatuannya, mengaku menyukai bahasa dan kebudayaan Indonesia saat mengikuti latihan bersama.

"Saya memilih untuk bicara bahasa Indonesia dan saya sangat suka bahasa serta kebudayaan Indonesia," kata Sergeant H. Fairchild melalui akun YouTube TNI AD yang dilihat redaksi, Jumat malam (3/9).


Atas kesukaan dan kecintaannya pada bahasa dan kebudayaan Indonesia, prajurit US Army tersebut menguatkan tekad untuk belajar bahasa Indonesia selama setahun sebelum mengikuti program latihan bersama antara TNI AD dan US Army di Indonesia.

"Saya memilih belajar itu selama satu tahun sebelum datang ke sini," ujarnya.

Prajurit perempuan yang memiliki nama lain Halima tersebut bercerita kesan pertama saat bertemu dengan prajurit TNI AD adalah keterkejutan mereka mengetahui dirinya lancar bahasa Indonesia.

Sebagai penerjemah bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, Halima mengaku ada beberapa kosakata bahasa Inggris yang cukup sulit atau rumit untuk dia pahami.

Dengan kemampuannya menggunakan dua bahasa tersebut, Halima membantu prajurit TNI mengartikannya atau menerjemahkan kosakata tersebut agar dapat dimengerti.

Saat bertugas di Indonesia, Sergeant H. Fairchild mengaku grogi saat mengetahui akan bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa.

"Saya gugup karena Kasad orang penting sekali," ujarnya.

Usai pertemuannya dengan Kasad dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Hetty Andika Perkasa, prajurit TNI US Army itu mengatakan bahwa Kasad dan istrinya adalah orang yang ramah dan baik.

Setelah menyelesaikan tugas latihan bersama tersebut, Halima akan mengunjungi kembali Indonesia dan menjajal daerah-daerah lainnya, terutama Yogyakarta. Ketertarikannya dengan Yogyakarta dilatarbelakangi nilai-nilai sejarah dan kebudayaan yang ada di daerah tersebut.

"Saya ingin mengunjungi setiap pulau karena setiap pulau memiliki kebudayaan yang berbeda pula," ucapnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya