Berita

Politisi Nasdem Hasan Aminuddin dan istrinya Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari saat digelandang KPK pasca Operasi Tangkap Tangan/RMOL

Politik

Minimalisir Perilaku Koruptif, Nasdem Disarankan Selektif Menjaring Kader

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 | 20:23 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Terjeratnya kader Partai Nasdem Hasan Aminuddin setidaknya mengindikasikan kurang selektifnya partai dalam merekrut kader-kadernya.

Demikian pandangan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, soal tertangkapnya Hasan Aminuddin dan istrinya Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari oleh KPK.

"Partai ini terkesan hanya memilih kader yang populer untuk mendulang suara besar di daerah pemilihannya," kata Jamiluddin, Selasa (31/8).


Sehingga dengan demikian, kata Jamiluddin, persoalan integritas menjadi titik ukur paling akhir bagi partai Nasdem dalam menjaring kader-kadernya.

"Akibatnya, beberapa kadernya yang duduk di legislatif atau jabatan publik lainnya tersandung korupsi," ujar Jamil.

Hal tersebut, tentu merugikan Nasdem baik untuk kepentingan Pileg dan Pilpres 2024. Sebab, ada indikasi kuat, rakyat akan menghukum partai-partai yang kadernya banyak tersandung korupsi.

"Belakangan ini saja elektabilitas Nasdem mengalami tren penurunan. Bahkan berapa survei mengindikasikan Nasdem dapat terdepak dari Senayan pada Pileg 2024," imbuh Jamil.

Hal tersebut makin menguatkan dan menjadi nyata bila kader Nasdem semakin banyak yang tersandung korupsi. Perolehan suara Nasdem berpeluang besar akan anjlok pada Pileg 2024. Surya Paloh dan petinggi Nasdem harus segera mengambil langkah strategis ke internal. Menindak tegas kader yang terlibat korupsi tampaknya sudah menjadi keharusan.

"Selain itu, Nasdem juga harus menetapkan standar yang lebih ketat untuk menjaring caleg dan calon pemimpin daerah. Masalah integritas haruslah menjadi pertimbangan utama layak tidaknya menjadi caleg dan calon pemimpin daerah. Hal ini setidaknya dapat meminimalkan perilaku koruptif dari kader Nasdem," demikian Jamiluddin.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya