Berita

Viral potongan adegan yang menunjukkan seorang petugas polisi membungkus kantong plastik di atas kepala tersangka narkoba, diketahui belakangan bahwa kepala Polisi Utthanaphon, juga terlibat/

Dunia

Kepala Polisi Pembunuh Tersangka Narkoba Kabur, Thailand Perketat Perbatasan

KAMIS, 26 AGUSTUS 2021 | 12:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polisi Thailand memburu mantan kepala kantor polisi Kolonel Polisi Thitisan Utthanaphon, yang kabur setelah diduga ikut terlibat pembunuhan tersangka narkoba dengan membungkus kepalanya menggunakan kantong plastik.

Utthanaphon, yang menjabat sebagai inspektur kantor polisi Muang di Nakhon Sawan, menghilang tiga hari lalu sebelum klip video saat dia melakukan penyiksaan dan mencoba memeras uang dari tersangka dirilis di media sosial.

Klip itu menjadi berita utama dan mendorong Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha pada Selasa (24/8) untuk memerintahkan polisi untuk menyelidiki insiden yang dilaporkan menyebabkan kematian pria itu karena mati lemas.


Tersangka narkoba yang tewas itu diidentifikasi sebagai Chiraphong Thanaphiphat yang berusia 24 tahun.

"Tujuh polisi yang diduga terlibat dalam kematian Chiraphong telah diberhentikan dari jabatannya dan surat perintah penangkapan telah dikeluarkan," kata kata kepala polisi nasional Suwat Jangyodsuk, seperti dikutip dari Bangkok Pist, Kamis (26/8).

Para tersangka, lima di antaranya telah ditahan, kini menghadapi dakwaan melalaikan tugas, penyiksaan, dan pembunuhan.

Empat dari polisi yang ditahan telah diidentifikasi sebagai Rawirot Ditthong, yang merupakan kepala penyelidik dari kantor distrik Muang, Songyot Khlainak, yang merupakan wakil kepala penyelidik polisi, Wisut Bunkhiew, dan Suphakon Nimchuen.

Mantan perwira kelima yang ditahan adalah Pawikon Khammarew yang berasal dari stasiun distrik Takhli.

Dua tersangka polisi lainnnya yang masih buron adalah Thitisan dan Thoranin Matwanna, yang merupakan wakil kepala penyelidik polisi di kantor Muang.

"Polisi sedang mencari kerja sama dari rekan-rekan mereka di negara-negara tetangga dalam upaya untuk menemukan Pol Col Thitisan jika dia sudah melarikan diri melintasi perbatasan," kata Jenderal Suwat.

Terungkapnya kasus penyiksaan hingga mati itu bermula saat seorang pengacara bernama Sittha Biabangkerd memposting klip di halaman Facebook-nya, di mana seorang petugas polisi meletakkan kantong plastik di atas kepala seorang pria (Chiraphong), yang mengenakan T-shirt kuning.

Nampak dalam video tersebut sejumlah polisi ikut mengelilingi dan menyaksikan penyiksaan tersangka.

Pengacara mengatakan dia memperoleh klip itu dari seorang perwira polisi junior yang meminta bantuannya untuk meneruskan klip itu ke kepala polisi nasional.

"Petugas junior meminta pengacara untuk menindaklanjuti kasus tersebut sebelum dia dan rekan-rekannya terbunuh," kata Sittha.

"Polisi imigrasi di semua pos pemeriksaan perbatasan telah diberitahu tentang kemungkinan tersangka berusaha melarikan diri dari negara itu," kata Letnan Jenderal Polisi Sompong Chingduang, kepala Biro Imigrasi.

"Meskipun semua pos pemeriksaan perbatasan ditutup karena situasi Covid-19, truk kargo masih diizinkan melintasi perbatasan, kata Sompong.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya