Berita

Dari kiri ke kanan: Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin./RMOL

Politik

Baliho Puan Masif, Ganjar Ditegur Megawati, Pengamat: Skenario PDI Perjuangan Semakin Jelas

KAMIS, 05 AGUSTUS 2021 | 11:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Teguran Megawati Soekarnoputri kepada Ganjar Pranowo makin menegaskan sikap PDI Perjuangan yang lebih memilih Puan Maharani di Pilpres 2024.

Terlebih teguran Ketum PDI Perjuangan tersebut disampaikan di tengah maraknya baliho Puan Maharani di penjuru wilayah.

"Menegaskan skenario PDIP bukan Ganjar, tapi Puan, apa pun risikonya. Ganjar itu sangat tipis didukung PDIP," kata pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (5/8).


Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menuturkan, skenario PDI Perjuangan tersebut sudah terlihat sejak awal hingga tersebarnya balihonya Puan di seantero nusantara seperti saat ini.

"Ganjar akan dikunci PDIP. Dari mulai tak diundang PDIP terkait acara di wilyahnya, pemasangan baliho Puan di Jateng dan di mana-mana, lalu kritik Mega terhadap Ganjar, itu indikasi bahwa Ganjar bukanlah skenario PDIP," tuturnya.

Sabab, kata Ujang, Ganjar Pranowo memang tidak membesarkan PDI Perjuangan. Justru, PDI Perjuangan yang membesarkan nama Ganjar hingga menjadi orang nomor satu di Jawa Tengah.

"Dan di PDIP ada putri mahkota Puan yang akan didorong, walaupun memang tantangannya berat, karena elektabilitas Puan masih rendah," tandasnya.

Megawati sebelumnya menegur Ganjar saat memberikan arahan dalam Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Baguna DPP PDI Perjuangan sekaligus Peluncuran Sistem Peringatan Dini Multi Bahaya Geo-Hidrometeorologi secara virtual, pada Rabu kemarin (4/8).

Megawati mengingatkan Ganjar soal potensi banjir rob akibat kenaikan air laut di wilayah Jawa Tengah.

"Kan ada istilah rob lah. Kalau udah diomongin enggak percaya juga, ya saya enggak tahu ya. Itu kan dari awal kamu (Ganjar) saya jadikan Gubernur Jawa Tengah sudah pernah ngomongin toh, urusan pelabuhan Semarang dan sebagainya," tegas Mega.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya