Berita

Ilustrasi Covid-19/Net

Politik

Barisan Aktivis Muda Minta Pemuda Dan Mahasiswa Ambil Peran Lawan Covid-19

SABTU, 24 JULI 2021 | 16:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Koordinator Barisan Aktivis Muda (BAM) Indonesia, Enday Hidayat mengimbau kepada seluruh aktivis mahasiswa dan Kepemudaan agar bersama-sama mengedepankan sense of crisis ditengah musibah covid-19.

"Ini saatnya mahasiswa mengedepankan hati dan pikirannya untuk sama sama membantu negara dalam menangani wabah Covid-19 sesuai tridharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat, kita perlu perkuat solidaritas, tunjukkan pada dunia bahwa kita bangsa yang kuat dan solid," kata Enday kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (24/7).

Aktivis alumnus UIN Jakarta tersebut juga menjelaskan bahwa gelombang kedua Covid-19 ini telah merusak banyak sendi-sendi kehidupan dalam bernegara dan bermasyarakat. Oleh karena itu, jarak antara kaum intelektual dengan masyarakat harus sedemikian dekat agar tercipta perasaan yang sama sehingga Indonesia bisa keluar secepatnya dari wabah corona.


"Ditengah situasi seperti ini, kita sebagai mahasiswa dan kelompok kepemudaan yang terdidik dan tercerahkan haruslah memerankan diri dengan aksi nyata ditengah-tengah masyarakat, kalau kaum intelektual mengambil jarak dengan masyarakat maka perang menghadapi wabah akan sangat sulit kita hadapi bersama," ucapnya.

Saat ini pemerintah sedang menggalakan vaksinasi masal. Enday mengajak agar  hal ini harus disambut baik oleh aktivis kemahasiswaan untuk terlibat dan berperan bersama pemerintah untuk mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat sebagai bagian dari ikhtiar kita agar terbebas dari covid 19.

"Mahasiswa bisa ambil peran untuk mensosialisasikan vaksin sebagai salah satu cara untuk menekan laju kencang virus tersebut, dari pada kita berbuat hal-hal yang tidak produktif, lebih baik kita berbuat sesuatu sebagai bentuk ikhtiar," pintanya.

"Tidak ada pemerintah tanpa salah, semua pemerintahan di Negara manapun pasti kondisinya sama seperti Indonesia, sedang berjuang menghadapi wabah Corona yang merupakan hal baru bagi dunia global, hanya Negara yang masyarakatnya kompaklah yang berhasil," tambahnya.

Enday juga berpendapat bahwa Kapolri dan TNI telah berjuang untuk melakukan vaksinasi masal di berbagai wilayah dengan menggandeng seluruh lapisan dan kalangan organisasi, termasuk organisasi kepemudaan-kemahasiswaan, tentu ini langkah yang tepat untuk anak muda untuk terus memberikan pemahaman agar kesadaran pentingnya vaksinasi ini tumbuh dimasyarakat dan menyingkirkan berita-berita hoax.

"Sudahi kegiatan- yang tidak produktif yang justru menimbulkan cluster-cluster baru penyebaran covid-19, mari berperan efektif agar pandemi covid19 ini segera berlalu, Prinsipnya adalah sebagai kelompok kepemudaan kita harus menjadi jembatan antara masyarakat umum dan kebijakan pemerintah," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya