Berita

Foto DPO MIT/Repro

Presisi

Lagi, Satu Anak Buah Ali Kalora MIT Tewas Ditembak Satgas Madago Raya

SABTU, 17 JULI 2021 | 15:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya terlibat kontak tembak dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Sabtu siang sekitar pukul 11.30 WITA.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto menjelaskan, kontak tembak terjadi di Desa Tanah Lanto, Kecamatan Sausu, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. Satu anggota MIT dipastikan tewas.

"Jadi tadi sekitar jam 11.30 Satgas Madago Raya kontak tembak. Terduga teroris DPO Poso meninggal," kata Didik saat dikonfirmasi wartawan dari Jakarta, Sabtu (17/7).


Didik belum membuka DPO MIT yang tewas ditembak itu. Namun, dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu pucuk senjata api jenis revolver dan dua bom lontong serta sebilah golok dan baju loreng.

"Ini masih pengejaran untuk kawan-kawannya," kata Didik.

Sebelumnya, dua anggota kelompok MIT pimpinan Ali Kalora tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Madago Raya pada Minggu 11 Juli 2021 yang lalu di Pegunungan Tokasa, Tanah Lanto, Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pukul 04.00 Wita.

Awalnya kelompok MIT teridentifikasi 11 orang. Lalu dua orang berhasil ditembak dalam operasi pengejaran pada Senin 1 Maret 2021, kemudian dua lagi tewas dalam kontak tembak di Pegunungan Tokasa, Tanah Lanto, Torue, Kabupaten Parigi Moutong pada Minggu 11 Juli 2021 lalu.

Dan terakhir kontak tembak siang tadi pukul 11.30 WITA  di Desa Tanah Lanto yang menewaskan satu teroris Poso. Kini kelompok yang dipimpin oleh Ali Ahmad alias Ali Kalora itu tersisa enam orang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya