Berita

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

6 Negara Sudah Larang WNI Masuk, Mestinya Pemerintah Juga Tutup Gerbang

SELASA, 13 JULI 2021 | 08:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Cakupan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat telah diperluas dan tidak hanya diterapkan di Jawa dan Bali, tapi sudah diperluas hingga 15 daerah di luar Jawa-Bali.

Untuk itu, seharusnya pemerintah berempati kepada warga negara Indonesia yang terkena dampak Covid-19. Salah satunya, kata Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid adalah dengan menutup rapat pintu perbatasan.

“Mestinya pemerintah berempati kepada WNI yang terkena PPKM Darurat dengan menutup rapat kedatangan WNA,” tuturnya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (13/7).

Hidayat menilai langkah itu tidak berlebihan. Selain demi menyelamatkan warga negara, juga lantaran negara lain sudah mulai menutup pintu untuk WNI.

Setidaknya ada sebanyak 6 negara yang sudah melarang WNI masuk. Yaitu Singapura, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Oman, Eropa, dan Hongkong.

Dia tidak ingin kedatangan WNA terus berlanjut, terlebih jika tempat yang didatangi WNA adalah wilayah yang sebenarnya aman dari Covid-19

“Apalagi terbukti ada TKA China yang positif Covid-19 masuk ke Kabupaten Seram Timur,” tuturnya.

Populer

China Batalkan Ribuan Penerbangan di Tengah Rumor Kudeta Xi Jinping

Minggu, 25 September 2022 | 11:59

Bawa Keranda dan "Kardus Durian" ke Gedung Merah Putih, Gemas NU Minta KPK Tangkap Cak Imin

Rabu, 28 September 2022 | 13:44

Data Korban Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan Masih Berbeda, Susi Pudjiastuti: Beri Angka yang Sejujurnya dan Sebenarnya!

Senin, 03 Oktober 2022 | 10:17

Mengenal Li Qiaoming, Jenderal yang Dirumorkan Jadi Dalang Kudeta Xi Jinping

Minggu, 25 September 2022 | 14:02

Muncul Rumor Xi Jinping Dikudeta Militer dan Berada dalam Tahanan Rumah

Minggu, 25 September 2022 | 06:08

Dituduh Kriminalisasi Anies, Firli Bahuri: Kerja KPK Diuji di Pengadilan, Bukan Hasil Opini

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 18:24

Sayangkan Ade Armando, Bank Mandiri: Menyesatkan dan Mengaburkan Inti Permasalahan

Senin, 26 September 2022 | 21:55

UPDATE

Kaget Nasdem Usung Anies, PKB: Kayak Ada yang Nguber-uber

Rabu, 05 Oktober 2022 | 12:49

Dukung KPK Tangkap Lukas Enembe, Tokoh Agama Papua: Yang Salah Tetap Harus Diproses Hukum

Rabu, 05 Oktober 2022 | 12:35

Khawatir Berdampak pada Lingkungan, AS Minta Kongo Batalkan Rencana Lelang 30 Blok Minyak Negara

Rabu, 05 Oktober 2022 | 12:35

Protes Tindakan Korut yang Semberono, AS dan Korsel Balas Luncurkan Rudal ke Laut

Rabu, 05 Oktober 2022 | 12:10

Sesalkan Tragedi Kanjuruhan, Adhie Massardi: Padahal Sepak Bola Sudah Jadi Tontonan Keluarga

Rabu, 05 Oktober 2022 | 11:54

Usai Kunjungi Vietnam dan Laos, Perdana Menteri Kuba Manuel Marrero Cruz Tiba di Kamboja

Rabu, 05 Oktober 2022 | 11:49

Ketua Harian Gerindra: Selamat Nasdem Sudah Punya Capres, Mari Berkompetisi Secara Sehat

Rabu, 05 Oktober 2022 | 11:40

Waketum PAN: Anies Sudah Ditetapkan Jadi Salah Satu Kandidat PAN pada Pilpres 2024

Rabu, 05 Oktober 2022 | 11:24

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

Rabu, 05 Oktober 2022 | 11:06

Sarankan Dialog, PM Modi ke Zelensky: Tidak Ada Solusi Militer untuk Konflik Rusia-Ukraina

Rabu, 05 Oktober 2022 | 10:57

Selengkapnya