Berita

Sejumlah finalis yang ambil bagian dalam ajang pemilihan ratu kecantikan Thailand bulan lalu bisa dikenai tuntutan pidana karena tidak mengenakan masker saat acara/CNA

Dunia

Kontes Kecantikan Jadi Klaster Covid-19, Para Finalis Terancam Pidana

SENIN, 12 JULI 2021 | 00:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah finalis yang ambil bagian dalam ajang pemilihan ratu kecantikan Thailand bulan lalu bisa dikenai tuntutan pidana karena tidak mengenakan masker saat acara.

Ancaman hukuman itu muncul setelah kontes kecantikan "Miss Grand Samut Sakhon" yang digelar di Bangkok itu diinvestigasi karena menjadi klaster Covid-19. Tercatat setidaknya ada 22 orang yang terinfeksi Covid-19 akibat acara tersebut. 13 di antaranya adalah kontestan itu sendiri.

"Kemungkinan ada banyak orang yang terlibat dalam kontes tersebut termasuk kontestan yang melanggar aturan dan peraturan," kata wakil komisaris polisi metropolitan Bangkok, Piya Tawichai pada Minggu (11/7), seperti dikabarkan Channel News Asia.


Dia menjelaskan, pihak penyelenggara sebenarnya telah mendapat izin untuk mengadakan acara tersebut. Namun mereka diharuskan mematuhi 20 aturan khusus, termasuk pemakaian masker. Sayangnya, aturan tersebut dilanggar, karena kontestan tidak mengenakan masker saat acara.

"Orang-orang yang menghadiri kontes dan tidak memakai masker juga (melanggar) keputusan darurat dan undang-undang pengendalian penyakit," kata Piya.

Hal itu juga dipertegas dengan foto-foto yang diunggah di halaman Facebook acara tersebut di mana para finalis yang berlaga di panggung mengenakan gaun namun tidak mengenakan masker ataupun menjaga jarak.

Oleh karena itu, pihak penyelenggara dan peserta kontes tingkat provinsi itu sedang diselidiki dan dapat menghadapi kemungkinan tuntutan pidana.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya