Berita

Libya mengumumkan akan menutup perbatasannya dengan Tunisia selama seminggu karena meningkatnya kasus virus corona di negara tetangga/Net

Dunia

Kasus Covid-19 Melonjak, Libya Tutup Perbatasan Dengan Tunisia

JUMAT, 09 JULI 2021 | 04:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Persatuan Nasional (GNU) Libya pada Kamis (8/7) mengumumkan akan menutup perbatasannya dengan Tunisia selama seminggu. Pasalnya, terjadi peningkatan kasus virus corona di negara tetangga.

Menurut keterangan jurubicara GNU, Mohamed Hamouda keputusan itu diambil Libya sebagai langkah pencegahan. Pemerintah menganggap adanya situasi yang memburuk dan sistem kesehatan serta meningkatnya jumlah kasus dengan varian delta virus corona di Tunisia.

"Penutupan perbatasan darat dan bandara dengan Tunisia akan dimulai pada Kamis tengah malam," kata Hamouda.


Dia juga mengatakan bahwa universitas dan sekolah telah menangguhkan kelas selama sekitar dua minggu karena alasan yang sama.

Setelah berhasil menahan virus dalam gelombang pertama tahun lalu, Tunisia bergulat dengan peningkatan infeksi. Kondisi ini juga telah memberlakukan penguncian di beberapa kota sejak pekan lalu, tetapi menolak penguncian nasional penuh karena adanya krisis ekonomi.

Jumlah total kasus di Tunisia telah meningkat menjadi sekitar 465 ribu, dengan lebih dari 15 ribu kematian yang tercatat.

"Libya melalui konsulat di Tunisia, akan mengurus warga negaranya yang terdampar di wilayah Tunisia sebagai akibat dari keputusan ini sampai mereka difasilitasi kembali ke negara itu," kata Hamouda, seperti dikabarkan Reuters.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya