Berita

Gurubesar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Akhmad Fauzi/Repro

Bisnis

Dengan Kebijakan Yang Sudah Tidak Relevan, Indonesia Mengalami Zombie Economy

SELASA, 06 JULI 2021 | 21:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sektor ekonomi yang dihantam dengan pandemi Covid-19 ditambah dengan tidak relevannya kebijakan yang diambil pemerintah membuat Indonesia berada dalam situasi zombie economy.

Begitu kiranya yang disampaikan oleh Gurubesar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Akhmad Fauzi dalam diskusi yang digelar FEM IPB bertajuk "Escape from Dead Economy" pada Selasa (6/7).

Akhmad Fauzi menjelaskan, zombie economy adalah situasi ketika pengambil kebijakan sering menggunakan teori atau pendekatan yang sudah zombie atau mati. Dengan kata lain tidak relevan namun masih tetap digunakan untuk menangani masalah yang kompleks.


"(Zombie economy) menggambarkan kondisi realistik, situasi saat ini yang sedang kita alami," ujarnya.

"Mal-mal besar ditutup itu zombie economy. Mereka harus bayar utang, bayar cicilan, bayar karyawan, sedangkan pendapatan unprofitable," jelasnya.

Ia kemudian menuturkan, situasi ini bukan hanya terjadi di Indonesia, namun juga di negara-negara berpendapatan rendah lainnya.

Mengutip data dari World Bank tahun 2021, ia menyebut, dunia memang mengalami pemulihan ekonomi, namun tidak merata. Seperti halnya ketika negara-negara Eropa mulai melonggarkan pembatasan dan membuka sektor ekonomi, sementara Indonesia baru memulai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya