Berita

Taliban kembali ambil alih distrik Kandahar/Net

Dunia

Setelah Pertempuran Sengit Dengan Tentara Afghanistan, Taliban Berhasil Rebut Basis Kandahar

MINGGU, 04 JULI 2021 | 20:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban telah merebut kembali distrik Kandahar yang pernah menjadi benteng mereka di masa lalu. Perebutan dilakukan setelah pertempuran sengit antara Taliban dan pasukan Afghanistan.

Provinsi Kandahar adalah tempat kelahiran Taliban, yang kemudian memerintah Afghanistan dengan versi keras hukum syariah Islam sampai digulingkan oleh invasi pimpinan AS pada tahun 2001.

Gubernur Panjwai Hasti Mohammad mengatakan pasukan Afghanistan dan Taliban bentrok pada malam hari, mengakibatkan pasukan pemerintah mundur dari daerah itu.


"Taliban telah merebut markas polisi distrik dan gedung kantor gubernur," ujarnya, seperti dikutip AFP.

Ketua Dewan Provinsi Kandahar Sayed Jan Khakriwal membenarkan jatuhnya Panjwai, tetapi mengatakan pasukan pemerintah secara sengaja menarik diri.

Taliban telah melanjutkan kampanye untuk merebut wilayah di seluruh daerah pedesaan Afghanistan sejak awal Mei ketika militer AS mulai menarik diri.

Jatuhnya distrik Panjwai di Kandahar terjadi hanya dua hari setelah pasukan AS dan NATO mengosongkan Pangkalan Udara Bagram  di dekat Kabul, tempat mereka memimpin operasi selama dua dekade melawan Taliban dan Al Qaeda.

Sejauh ini, Taliban mengklaim sudah merebut lebih dari 100 dari hampir 400 distrik di Afghanistan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya