Berita

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net

Dunia

WHO: Dunia Dalam Periode Berbahaya, Hanya Ada Dua Cara Untuk Mengatasinya

MINGGU, 04 JULI 2021 | 06:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Saat ini, dunia tengah berada pada periode berbahaya yang diperparah dengan kemunculan virus corona varian Delta yang sangat menular.

Begitu peringatan dari Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers pada Jumat (3/6).

Ia mengatakan, varian Delta yang pertama kali terdeteksi di India saat ini telah ditemukan di setidaknya 98 negara, dan dengan cepat menjadi varian yang dominan di banyak negara.


"Ditambah oleh varian yang lebih menular, seperti Delta, yang dengan cepat menjadi strain dominan di banyak negara, kita berada dalam periode yang sangat berbahaya dari pandemi ini," ujar Tedros, seperti dikutip Associated Press.

Tedros mengingatkan, walaupun saat ini sudah sangat berbahaya, namun varian Delta terus berevolusi dan bermutasi. Untuk itu, ia mengimbau pemerintah agar segera melakukan evaluasi dan penyesuaian untuk meresponsnya.

Ia menggarisbawahi, pada dasarnya hanya ada dua cara bagi negara-negara untuk menghentikan lonjakan kasus Covid-19 saat ini.

Pertama, perlu ada langkah-langkah sosial seperti pengawasan yang ketat, pengujian strategis, deteksi kasus dini, isolasi dan perawatan klinis, penggunaan masker, penerapan jarak sosial, pengurangan mobilitas, hingga menjaga ventilasi dalam ruangan.

"Dan kedua, dunia harus berbagi alat pelindung, oksigen, tes, perawatan, dan vaksin secara adil," tambahnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya