Berita

Ilustrasi jalan tol/Net

Nusantara

Dukung PPKM Darurat, Jasa Marga Tutup Akses Keluar Tol Yang Dikelola

SABTU, 03 JULI 2021 | 18:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam rangka mendukung penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, PT Jasa Marga melalukan penutupan terhadap beberapa akses keluar masuk tol yang dikelola.

"Dalam rangka pembatasan dan pengendalian mobilitas masyarakat selama PPKM Darurat, PT Jasa Marga (Persero) Tbk atas diskresi dan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI mendukung pelaksanaan pembatasan tersebut dengan melakukan pengaturan lalulintas di beberapa titik lokasi di jalan tol Jasa Marga Group," kata Corporate Communication dan Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/7).

Adapun titik penyekatan akses keluar masuk tol itu antara lain di tol dalam kota yang mengarah ke Cawang digelar beberapa titik penyekatan dimulai dari akses keluar/Off Ramp Slipi (Pemeriksaan Kendaraan), akses keluar/Off Ramp Senayan (Penyekatan Total), akses keluar/Off Ramp Semanggi (Penyekatan Total), akses keluar/Off Ramp Tebet (Penyekatan Total), akses keluar/Off Ramp Cawang (Pemeriksaan Kendaraan). Sementara yang mengarah ke Tomang, seluruh akses keluar juga ditutup.  


Sementara di Tol Padaleunyi, juga dilakukan hal serupa yang diterapkan pada Gerbang Tol (GT) Pasteur (Akses Keluar Pasteur),
GT Pasir Koja (Akses Keluar Pasir Koja), GT Kopo (Akses Keluar Kopo), GT Moh Toha (Akses Keluar Moh Toha) dan GT Buah Batu (Akses Keluar Buah Batu).

Di Tol Jagorawi, kata Heru, dilakukan pemeriksaan ketat dan akses kaluar Ciawi yang mengarah ke Puncak ditutup secara situasional. Sementara di tol Semarang-Solo dilakukan pemeriksaan kendaraan ketat, termasuk akses Keluar Tirto Agung.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pemberlakuan penyekatan tersebut. Diimbau kepada pengguna jalan untuk turut mendukung PPKM Darurat ini dengan tetap di rumah saja," demikian Heru.


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya