Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Demi Keamanan, Penyelenggara Olimpiade Tokyo Larang Penonton Bersorak

RABU, 23 JUNI 2021 | 15:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jelang upacara pembukaan yang akan berlangsung dalam waktu sebulan ke depan, pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo pada Rabu (23/6) telah meluncurkan aturan keras bagi para penonton. Dalam aturan terbarunya, mereka akan melarang minuman beralkohol, meniadakan sorak sorai hingga meniadakan sesi tanda tangan.

Presiden Olimpiade Tokyo 2020 Seiko Hashimoto memperingatkan bahwa perayaan ‘harus ditekan’ untuk menjaga keamanan Olimpiade, dan di saat bersamaan  penyelenggara juga harus bekerja sekreatif mungkin untuk menyalakan suasana pesta.

Sebelumnya, ketua pertandingan memutuskan pada hari Senin untuk mengizinkan hingga 10.000 penonton ke tempat kompetisi, tetapi Hashimoto memperingatkan mereka untuk tidak mengharapkan jenis suasana festival yang saat ini dinikmati oleh penggemar sepak bola di Euro 2020.


“Di Eropa, venue dipenuhi dengan perayaan,” katanya, seperti dikutip dari AFP, Rabu (23/6).

“Sayangnya, kita mungkin tidak bisa melakukan hal yang sama,” lanjutnya.

Penonton juga harus memenuhi beberapa persyaratan antivirus, termasuk pemeriksaan suhu dan pemakaian masker, hanya untuk masuk ke venue -- tanpa pengembalian uang bagi mereka yang tidak bisa.

Begitu masuk, mereka dilarang bersorak atau melakukan kontak langsung dengan penonton lain dan akan diminta langsung pulang setelah acara berakhir.

Penonton juga akan dilarang meminta tanda tangan atlet atau ‘mengungkapkan dukungan verbal’, seperti melambaikan handuk atau segala bentuk sorakan yang dapat membuat kerumunan.

“Suasana perayaan harus ditekan - itu telah menjadi tantangan besar,” kata Hashimoto kepada wartawan.

“Orang-orang dapat merasakan kegembiraan di hati mereka, tetapi mereka tidak boleh bersuara keras dan mereka harus menghindari keramaian,”tambahnya.

“Itu adalah area di mana kita perlu menjadi kreatif, dan kami berusaha keras untuk menemukan cara baru untuk merayakannya,” kata dia lagi.

Penonton juga tidak diperbolehkan membawa atau mengonsumsi minuman beralkohol, meskipun diperbolehkan di acara olahraga lain yang saat ini diadakan di Jepang.

Hashimoto mengatakan larangan itu diputuskan "untuk mengurangi kekhawatiran publik sebanyak mungkin."

Dengan semakin dekatnya upacara pembukaan yang akan berlangsung pada 23 Juli, penyelenggara berpacu untuk menyelesaikan persiapan dan memenangkan publik yang skeptis, berjanji bahwa Olimpiade akan aman bagi penduduk setempat dan peserta.

Penentangan domestik terhadap Olimpiade telah melunak dalam beberapa minggu terakhir, tetapi sekitar setengah dari publik Jepang masih tidak ingin acara tersebut dibuka dalam waktu empat minggu, menurut jajak pendapat.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya