Berita

Nikol Pashinyan mendapat ucapan selamat atas kemenangan partainya pada pemilu Armenia, Senin 21 Juni 2021/Net

Dunia

Pemilu Armenia, Pakar: Kemenangan Pashinyan Adalah Bukti Rakyat Masih Mempercayainya

SELASA, 22 JUNI 2021 | 06:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemilu Armenia yang berlangsung Minggu (20/6) berjalan dengan lancar dan sangat kompetitif. Pengamat menilai, proses pemungutan suara terlihat dikelola dengan baik dan transparan. Orang-orang memilih dengan tertib dan tidak ada unsur kecurangan.

Namun begitu, pengamat menyayangkan masih adanya hasutan di antara para kontertan, kurang melibatkan perempuan selama kapanye, dan tidak dapat diakses oleh pemilih penyandang disabilitas.

OSCE Office for Democratic Institutions and Human Rights (ODIHR), OSCE Parliamentary Assembly (OSCE PA), dan Parliamentary Assembly of the Council of Europe (PACE), juga menyimpulkan hal yang sama bahwa kemenangan partai Nikol Pashinyan adalah berarti bahwa mantan peerdana menteri itu kembali mendapat kepercayaan dari penduduk.


"Hasil utama masih menunjukkan bahwa sebagian besar orang Armenia mempercayai Pashinyan dan pemerintahnya," kata pakar Klub Diskusi Internasional Valdai, Stanislav Pritchin, seperti dikutip dari Tass, Senin.

Ia  percaya bahwa negara tersebut tidak menghadapi ancaman destabilisasi setelah pemilihan karena hasil pemilihan yang 'agak' meyakinkan dan lawan dari pihak berwenang hampir tidak dapat menghubungkan mereka dengan pelanggaran tertentu.

Pashinyan yang lama di politik dapat berinteraksi dengan lebih terampil daripada lawan-lawannya.

"Dia bekerja dan tahu bagaimana mengendalikan situasi politik, dia mendapat dukungan dari masyarakat," kata Pritchin.

Armenia mengadakan pemilihan parlemen lebih awal pada hari Minggu (20/6). Setelah Komisi Pemilihan Pusat memproses semua surat suara, Partai Kontrak Sipil pimpinan Pashinyan memperoleh 53,92 persen suara, sedangkan Aliansi Armenia pimpinan mantan Presiden Robert Kocharyan memenangkan 21,04 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya